SELAMAT DATANG DI BONJAVA FARM, TEMPATNYA BERBAGI ILMU ... CP : 081 655 3723 / 081 716 3723

Penggemukan Sapi Potong

Berdasarkan kondisi fisioloigis dan sistem pencernaannya, sapi digolongkan hewan ruminansia, karena pencernaannya melalui tiga proses, yaitu secara mekanis dalam mulut dengan bantuan air ludah (saliva)

Budidaya Puyuh

Puyuh merupakan jenis burung yang tidak dapat terbang, ukuran tubuh relatif kecil, berkaki pendek dan dapat diadu. Burung puyuh disebut juga Gemak (Bhs.Jawa-Indonesia). Bahasa asingnya disebut “Quail”

Budidaya Bebek Hibrida

Dalam masalah pembesarannya, ternyata bebek hibrida ini juga relatif tidak memerlukan waktu yang lama. Hanya dalam waktu rata-rata 40 hari, bebek hibrida sudah bisa mulai dipanen.

Budidaya Terong

Prospek budidaya tanaman terong makin baik untuk dikelola secara intensif dan komersial dalam skala agribisnis, namun hasil rata-ratanya masih rendah. Hal ini disebabkan bentuk kultur budidaya yang masih sampingan, belum memadainya informasi teknik budidaya di tingkat petani.

Budidaya Cabai

Cabai dapat ditanam di dataran tinggi maupun rendah, pH 5-6. Bertanam cabai dihadapkan dengan berbagai masalah (resiko), diantaranya, teknis budidaya, kekurangan unsur, serangan hama dan penyakit, dll.

Wednesday, October 28, 2015

Nutrisi Dan Manfaat Susu Kambing


Susu kambing memang jarang diminati oleh masyarakat dari pada susu sapi. Padahal kandungan susu kambing tak kalah tinggi dari susu sapi. Di dalam susu kambing terdapat nutrisi khas yang tidak didapatkan dalam susu sapi. Manfaat susu kambing bagi kesehatan cukup banyak.

Mengkonsumsi susu kambing dapat mencegah timbulnya penyakit berbahaya yang mengancam Anda. Berikut ini ulasan kandungan dan manfaat susu kambing yang harus Anda ketahui dengan seksama.

Kandungan Susu Kambing

Susu Kambing mengandung protein yang cukup tinggi. Terlebih lagi dengan kandungan kaseinnya, kebutuhan metabolism tubuh dapat berjalan lebih baik. Untuk susu kambing, kandungan lemaknya mencapai 3,6 % lebih rendah dari pada susu sapi.

Sedangkan padatan lemaknya, susu kambing mengandung kadar yang lebih tinggi mencapai 9,0 %. Kandungan laktosa mencapai 4,7 % lebih tinggi dari laktosa yang terkandung dalam susu sapi yang hanya 4,1 %.

Adapun kandungan nitrogen yang mencapai 3,2 %, protein 3,0 %, kasein hingga 2,6 persen, fosfor hingg 0,23 %, kalsium hingga 0,18 %, klorida 0,10% zat besi hingga 0,08 persen, vitamin D 0,7 %, vitamin C hingga 2,0 persen, riboflavin hingga 159,0, vitamin A 21,0, dan vitamin B hingga 45,0.


Manfaat Susu Kambing

  • Susu kambing ini tidak mengandung protein kompleks yang dapat menimbulkan alergi layaknya susu sapi yang sering Anda konsumsi. Karena susu ini memiliki protein kompleks yang tidak dapat menimbulkan alergi, kesehatan kulit Anda dapat terjaga bebas dari gatal ataupun bentol bentol merah akibat alergi susu.
  • Susu kambing mengandung vitamin C yang cukup tinggi sehingga berperan aktif dalam meningkatkan kekebalan tubuh. Berbeda dengan susu lainnya, kekebalan tubuh dapat ditekan akibat konsumsi susu yang bukan dari susu kambing. Inilah keistimewaan susu kambing yang tidak akan menekan sistem kekebalan tubuh Anda. Peran penting antioksidannya ini terdapat pada mineral seleniumnya yang merupakan nutrisi terbaik bagi peningkatan sistem kekebalan tubuh Anda dengan baik.
  • Susu kambing akan membantu proses pencernaan lebih baik lagi tanpa menimbulkan rasa kembung dan sakit perut akibat kadar asam yang berlebihan. Kandungan susu ini mengandung alkali basa yang tidak akan menghasilkan zat asam didalam alat pencernaan manusia sehingga terhindar dari penyakit maag maupun asam lambung.
  • Susu kambing dapat meningkatkan PH aliran darah. Dengan meningkatkan PH aliran darah, tentu saja sistem sirkulasi darah semakin meningkat dan dapat meningkatkan kinerja seluruh organ tubuh Anda secara optimal karena kebutuhan darah tersuplai dengan baik.
  • Susu kambing mengandung asam lemak tinggi meliputi asam kaprilat dan kaprat yang berfungsi sebagai antimikroba dapat menghancurkan bakteri jahat didalam sistem pencernaan Anda. Kandungan susu kambing juga tidak akan menimbulkan gelembung gelembung lemak yang dapat menghalangi sistem pernapasan Anda.
  • Susu kambing mengandung kadar kalsium yang cukup tinggi sehingg kebutuhan kalsium untuk metabolism tubuh dapat dipenuhi secara sempurna. Kalsium ini juga sangat berfungsi untuk mencegah pengeroposan tulang dan mampu menguatkan tulang tubuh Anda. Dengan adanya asam amino triplofan, penyakit osteoporosis juga dapat dicegah dengan baik dengan mengkonsumsi susu kambing setiap hari.



Manfaat Konsumsi Mahkota Dewa


Mahkota dewa adalah jenis tanaman yang sangat terkenal di papua. Jenis tanaman yang satu ini memiliki manfaat yang sangat luar biasa bagi tubuh anda, terutama jika anda mampu untuk memanfaatkan potensi yang dimilikinya dengan baik.

Banyak ahli yang mengatakan bahwa tanaman mahkota dewa ini memiliki manfaat  yang sangat banyak sekali. Bahkan buah jenis ini juga banyak digunakan sebagai salah satu bahan untuk menciptakan obat-obatan yang alami dan berguna bagi banyak orang.

Manfaat Mahkota Dewa 

1. Mencegah Diabetes

Perlu anda ketahui bahwa manfaat mahkota dewa salah satunya adalah mampu untuk mencegah anda dari yang namanya penyakit diabetes. Jenis penyakit yang satu ini telah menjadi pembunuh nomer satu yang ada di dunia. Hal ini jelas dikarenakan diabetes mellitus bisa menyerang siapa saja tanpa terkecuali.

Dengan mengkonsumsi mahkota dewa maka kesembuhan yang anda inginkan akan bisa menjadi milik anda dengan segera. Belum lagi, mahkota dewa juga merupakan salah satu jenis tanaman yang berkhasiat dalam melawan segala jenis kuman penyakit yang masuk ke dalam tubuh.

2. Mengobati Penyakit Liver

Ada lagi manfaat mahkota dewa yang lainnya. Manfaat tersebut adalah mampu untuk mencegah anda dari penyakit liver yang sangat berbahaya bagi tubuh. Penyakit liver adalah jenis penyakit yang sangat menarik dikupas. Ini dikarenakan penyakit tersebut bisa menyerang siapapun yang memiliki gaya hidup yang salah.

Untungnya masalah liver ini bisa disembuhkan dengan mudah menggunakan mahkota dewa. Jenis tanaman yang satu ini sangat ampuh untuk mengatasi berbagai masalah yang ada pada tubuh anda. Hal ini jelas dikarenakan didalamnya terdapat zat anti inflamasi yang akan bagus untuk menyehatkan tubuh yang anda miliki dengan cepat.

3. Meningkatkan Kualitas Organ Tubuh

Selain itu manfaat mahkota dewa juga sangat bagus untuk membuat organ tubuh anda semakin sehat dari waktu ke waktu. Banyak sekali orang yang merasakan manfaat luar biasa dari tanaman ini. Ditambah lagi, perannya yang bagus dalam memberikan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh juga akan membuat anda semakin nyaman dalam menggunakannya.

Tanaman yang satu ini juga merupakan pilihan tanaman yang tepat untuk memperkuat kualitas dari organ tubuh yang dimiliki oleh manusia agar bisa berfungsi dengan baik. Sebuah manfaat yang tentunya amat sangat luar biasa dari tanaman yang kaya manfaat ini.

Ditambah lagi, fungsinya sebagai perawat organ internal yang penting dalam tubuh seperti jantung juga sangat istimewa sekali. Sudah pasti manfaat tersebut akan bisa anda dapatkan dengan sangat mudah.

4. Menyehatkan Tumbuh Kembang Anak

Salah satu manfaat mahkota dewa yang sangat impresif adalah adanya zat Bio Active yang terdapat didalamnya. Dengan adanya zat tersebut maka tanaman yang satu ini bisa menjadi tanaman yang berkhasiat bagi anak anda untuk memiliki tubuh yang baik dan istimewa.

Di sisi lain, mahkota dewa juga adalah jenis tanaman yang diperkaya dengan nutrisi yang sangat bagus bagi tubuh sehingga di sisi lain akan mampu untuk membuat tubuh anda menjadi lebih berkualitas dari waktu ke waktu.

Zat yang terkandung dalam mahkota dewa ini juga akan memberikan anda manfaat yang luar biasa dimana daya tahan tubuh anda bisa semakin meningkat dan serangan virus, bakteri, serta jamur akan bisa anda atasi dengan segera. Sebuah langkah yang tentunya sangat istimewa untuk anda terapkan dalam rangka memiliki tubuh yang sehat.


Manfaat Buah Pisang Berdasarkan Jenisnya


Buah pisang tergolong buah yang banyak ditanam di Indonesia dan tergolong buah yang murah. Manfaat buah pisang sudah dikenal banyak kalangan. Selain itu juga disukai oleh berbagai umur, mulai dari anak-anak sampai dewasa karena teksturnya yang empuk dan rasanya manis jika sudah matang. Buah pisang juga bisa diolah dengan berbagai macam cara, ada yang langsung dimakan, direbus, digoreng, dibuat selai pisang, diolah menjadi kripik ataupun dibuat yoghurt pisang.

Manfaat buah pisang tidak hanya pada buahnya saja. Buah pisang juga memiliki bagian-bagian yang banyak manfaatnya. Daunnya bisa dimanfaatkan untuk bungkus makanan, pohonnya bisa dimanfaatkan sebagai pupuk, keperluan irigasi, dan budaya. Jantung pisang sering dimasak untuk sayuran dan dendeng. Bagian buahnya bisa dimakan sebagai buah atau dijus, sangat bagus untuk pencernaan.

Jenis-jenis Pisang & Manfaatnya

Tumbuhan pisang banyak jenisnya. Di antaranya ada pisang kepok, pisang tanduk, pisang mas, pisang ambon, pisang susu, pisang nangka, pisang raja, dan pisang barangan. Berikut ini deskripsi beberapa jenis buah pisang.

1. Pisang Raja

Jenis pisang raja adalah yang paling banyak ditanam di daerah Jawa. Ciri-cirinya, buah melengkung, kulitnya tebal agak kasar, warnanya kuning orange saat sudah matang. Daging buahnya berwarna kuning kemerahan, tanpa biji. Rasa buahnya manis dan legit, serta aromanya harum.

2. Pisang Ambon

Uniknya pisang ini tetap berwarna hijau atau hijau lumut saat sudah matang, jika sudah kelewat matang maka warnanya kekuning-kuningan bercampur bercak coklat. Bentuk buahnya lurus dengan panjang 15-17 cm, berdiameter 42 mm. Kulit buah agak tebal. Warna daging buah kuning agak putih. Aromanya kuat dan tidak berbiji.

3. Pisang Barangan


Ciri-cirinya bentuk buah lurus, pangkalnya bulat dengan panjang rata-rata 11 cm, diameter 30 mm. Daging buahnya berwarna kuning agak putih, kering, manis, dan tidak berbiji.

Kandungan Gizi Buah Pisang

Manfaat buah pisang untuk kesehatan dapat ditinjau dari kandungan gizi yang terdapat di dalamnya

1. Bagus untuk pencernaan

Buah pisang merupakan buah yang mudah dicerna, kandungan gula yang terdapat di dalamnya diubah menjadi sumber energi yang bagus dengan proses yang cepat.

2. Mengobati anemia

Untuk Anda penderita anemia, makanlah 2 buah pisang dalam sehari. Kandungan zat besi (Fe) di dalamnya cukup tinggi.

3. Baik untuk lambung dan mencegah kanker usus

Kandungan gula yang terdapat di dalam buah pisang dapat dipakai sebagai sumber energi yang bisa bertahan lama, karenanya bagus untuk lambung dan dapat mencegah penyakit kanker usus.

4. Mencegah asma

Mengonsumsi satu buah pisang setiap harinya dapat menurunkan gejala asma sebesar 34%, disebabkan karena kandungan antioksidan dan vitamin yang terdapat di dalam buah pisang.

5. Diet alami

Bagi Anda yang ingin menurunkan berat badan atau diet alami, dapat mengonsumsi buah pisang. Orang dapat kehilangan berat badan dengan berdiet 4 buah pisang dan 4 gelas susu non-folat, minimal 3 hari dalam seminggu. Diet tersebut juga membuat kulit wajah tidak berminyak dan bersih.

6. Menyegarkan wajah

Bubur pisang ditambah sedikit susu dan madu, kemudian dioleskan ke wajah setiap hari secara teratur selama 30 – 40 menit, kemudian dibasuh dengan air hangat, terakhir dibasuh dengan air dingin, akan membuat wajah Anda segar dan lebih bersih. Penggunaan resep ini diulang selama 15 hari.

7. Bagus untuk wanita hamil

Bagi wanita hamil, sangat disarankan mengonsumsi buah pisang. Kandungan asam folatnya mudah diserap melalui rahim. Namun juga tidak boleh terlalu berlebihan, karena 1 buah pisang mengandung 85 – 100 kalori.

Buah pisang yang terkenal di Indonesia memang cukup membawa manfaat. Manfaat buah pisang ternyata tidak hanya enak dimakan, tetapi juga mengobati penyakit, dan bagus untuk kecantikan.


Khasiat Daun Kumis Kucing


Kumis kucing merupakan tanaman obat tradisional yang telah dimanfaatkan masyarakat Asia sejak jaman dulu. Daun kumis kucing dipercaya memiliki khasiat untuk mengobati penyakit yang berkenaan dengan ginjal. Di luar negeri ramuan kumis kucing, sering juga disebut Indian Kidney Tea atau Java Tea.

Tanaman kumis kucing memiliki nama latin Orthosiphon aristatus. Tanaman ini bisa tumbuh di iklim tropis dan subtropis. Penyebarannya meliputi Asia Tenggara, Asia Timur hingga ke Australia (Queensland).

Kumis kucing memiliki bunga yang khas. Berwarna ungu keputih-putihan, bunganya tersusun seperti pucuk cemara. Pada pangkalnya terdapat benang-benang halus menyerupai kumis kucing.

Manfaat kumis kucing

Daun kumis kucing mengandung beberapa zat aktif yang berkhasiat sebagai obat. Diantaranya adalah rosmarinic acid, lipophilic flavonoids, sinensetin, orthosiphol dan orthosiphon. Zat-zat tersebut memiliki peran sebagai anti radang dan antioksidan.

Dalam pengobatan tradisional, daun ini sering dipakai untuk peluruh batu ginjal. Cara kerjanya sebagai diuretik, mencuci atau membersihkan saluran kencing. Selain itu, zat aktif yang terdapat didalamnya juga bisa menyembuhkan peradangan yang terdapat pada ginjal, kandung kemih dan saluran kencing.

Hampir semua bagian tanaman kumis kucing bisa dimanfaatkan, mulai dari daun, bunga, hingga batang. Daun merupakan bagian yang paling banyak digunakan sebagai ramuan teh. Bisa dikonsumsi dalam keadaan segar maupun kering. Selain berupa ramuan teh, dewasa ini ditemukan juga dalam bentuk tablet dan kapsul.

Dosis penggunaan kumis kucing dalam bentuk teh biasanya sekitar 2-4 gelas per hari. Dengan satu kali minum sekitar 150-200 ml. Dalam prakteknya, seringkali dicampurkan dengan berbagai jenis herbal lainnya.

Selain sebagai pengobatan ginjal, kumis kucing juga sering digunakan untuk pengobatan asam urat, hipertensi, diabetes, dan berbagai penyakit lainnya. Penggunaannya bisa tunggal atau dicampur dengan berbagai jenis herbal lainnya.

Tips mengolah kumis kucing

Cara mengolah kumis kucing sebagai obat diuretik cukup sederhana, sehingga bisa dilakukan oleh siapa saja tak harus seseorang yang memiliki pengalaman di bidang obat-obatan. Anda cukup merebus daunnya. Kemudian tunggu hingga air rebusan menyusut jumlahnya dan disaring sebelum diminum.

Untuk mengobati anyang-anyangan rebus 30 gram daun dengan 3 gelas air (600 ml). Tunggu hingga jumlah air tinggal setengahnya. Kemudian saring airnya, teh kumis kucing siap untuk diminum.

Untuk pengobatan batu ginjal rebus 90 gram daun dan batang dengan satu liter air. Didihkan air hingga tersisa 600 ml, kemudian minum sebanyak 3 kali sehari, masing-masing 200 ml.

Selain itu, Anda dapat menggabungkan daun kumis kucing dengan beberapa dedaunan seperti alang-alang, meniran atau daun keji beling untuk mendapatkan khasiat yang lebih maksimal.

Budidaya Jangkrik


Jangkrik merupakan salah satu serangga yang sering dijadikan pakan burung, ikan dan reptil. Permintaan akan jangkrik seiring dengan naiknya minat untuk memelihara burung, ikan dan reptil. Cara ternak jangkrik cukup mudah dilakukan baik untuk skala kecil maupun besar.

Sebelum membahas tentang cara ternak jangkrik, ada baiknya kita mengenal terlebih dahulu jenis dan sifat bintang ini. Nama ilmiah jangkrik Gryllus Sp., termasuk dalam keluarga Gryllidae. Menurut catatan terdapat lebih dari 1000 spesies jangkrik yang hidup di daerah tropis.

Di Indonesia, setidaknya sudah dikenal 100-an spesies jangkrik. Namun belum semuanya terpetakan secara lengkap. Jenis spesies yang banyak dipelihara untuk ternak jangkrik komersial adalah Gryllus mitratus dan Gryllus testaclus. Selain itu, masih terdapat jangkrik yang diternakan untuk tujuan lain, seperti hobi dan hewan aduan.

Jangkrik merupakan hewan herbivora. Di alam bebas serangga ini memakan daun-daunan muda seperti rerumputan. Dalam lingkungan budidaya, bisa diberi pakan sayuran hijau yang banyak mengandung air seperti sawi, bayam, selada, mentimun dan daun pepaya.

Persiapan Kandang

Langkah pertama untuk memulai ternak jangkrik adalah menyiapkan kandang atau tempat budidaya jangkrik. Kandang untuk ternak jangkrik bisa dibuat dari berbagai bahan seperti kardus papan atau triplek. Pada kesempatan kali ini, kami akan memberikan contoh pembuatan kandang jangkrik dari kayu dan kasa.

Desain kandang untuk ternak jangkrik kotak seperti peti, bisa terbuat dari papan atau tripleks. Berikut gambaran kandang jangkrik kotak tunggal :
  • Kotak terbuat dari papan atau tripleks dengan tulang dari kayu kaso/kayu reng. Ukuran panjang 100 cm, lebar 60 cm dan tinggi 30-40 cm.
  • Gunakan lem pada setiap sambungan dan sudut peti. Gunanya agar jangkrik yang baru menetas tidak keluar lewat celah sambungan. Ukuran jangkrik baru menetas sangat kecil.
  • Permukaan bagian atas harus bisa dibuka tutup dengan menggunakan engsel.
  • Pada sisi muka dan belakang diberi lubang ventilasi. Ukuran lubang ventilasi 50 x 7 cm, posisi lubang sekitar 10 cm dari atas (lihat gambar). Ventilasi ditutup dengan kasa kawat ukuran halus agar jangkrik kecil tidak bisa kabur.
  • Pada sisi pinggir diberi celah atau cantelan untuk pegangan. Gunanya untuk memudahkan mengangkat atau menggeser peti.
  • Pada sekeliling sisi bagian dalam, kira-kira 10 cm dari atas, berikan isolasi plastik. Gunanya agar jangkrik tidak merayap ke atas.
  • Pasang kaki-kaki pada keempat sudut peti, kira-kira tingginya 10 cm. Keempat kaki-kaki tersebut nantinya diletakan pada mangkung yang diisi air atau cairan lain. Gunanya untuk mencegah hama seperti semut masuk ke dalam kandang.

Kandang jangkrik juga bisa dibuat bersusun, misalnya tiga susun untuk menghemat tempat dan efisiensi budidaya. Kandang jangkrik sebaiknya diletakkan di dalam ruangan yang gelap, tidak terkena sinar matahari langsung.

Selain terlindung dari sinar matahari langsung, ternak jangkrik juga membutuhkan ketenangan. Sebaiknya pilih ruangan yang memiliki angin cukup, gelap, jauh dari hiruk pikuk dan lalu lalang pergerakan manusia.


Persiapan Bibit Jangkrik

Seperti sudah diuraikan sebelumnya, bibit untuk ternak jangkrik yang biasa diternakan dari jenis G. miratus dan G. testaclus. Bibit bisa dibeli dari toko pakan yang menyediakan pakan hidup. Sebenarnya jenis jangkrik lain bisa juga diternakan, ada beberapa spesies yang memang sulit atau lambat perkembangbiakkannya.

Bibit atau indukan ternak jangkrik sebaiknya didapat dari tangkapan alam. Atau kalau sulit, sekurang-kurangnya bibit jangkrik jantan didapat dari alam. Karena biasanya indukan jantan hasil tangkapan alam lebih agresif.

Ciri-ciri calon indukan jangkrik:
  • Sungut atau antena masih panjang, seluruh anggota badan masih lengkap, bisa melompat jauh dan gesit, badan berwarna mengkilap.
  • Jangan pilih jangkrik yang bila dipegang mengeluarkan cairan baik dari mulut maupun duburnya.
  • Induk jantan mengeluarkan derikan yang keras. Permukaan sayap atau punggungnya bergelombang dan kasar.
  • Induk betina ada ovipositor pada bagian ekornya, ekornya ada tiga bagian tengah merupakan ovipositor. Ukurannya besar.

Cara membedakan jangkrik jantan dan betina yang paling mudah adalah melihat ekornya. Jangkrik jantan hanya memiliki dua helai ekor sedangkan betina terlihat memiliki 3 helai ekor. Sebenarnya ekor bagian tengah adalah ovipositor.

Cara Ternak Jangkrik

Kondisi kandang untuk ternak jangkrik harus memperhatikan tingkat kelembaban dan binatang pengganggu. Kelembaban harus terus dikontrol, terutama saat musim kemarau, Untuk menjaga kelembaban bisa dilakukan dengan penyemprotan atau menutup kandang dengan karung goni basah.

Musuh atau hama ternak jangkrik lumayan banyak, diantaranya tikus, kecoa, semut dan laba-laba. Selain itu, jangkrik bisa menjadi kanibal bila ketersediaan makanan dalam kandang tidak mencukupi.

a. Mengawinkan Jangkrik

Tempat untuk mengawinkan jangkrik sebaiknya terpisah dengan tempat pembesaran anakan. Kondisi kandang untuk mengawinkan sebaiknya dibuat aga mirip dengan habitat jangkrik di alam. Dinding kandang bisa diolesi tanah liat, semen putih serta diberi daun-daun kering, seperti daun jati, daun pisang atau serutan kayu.

Jangkrik yang akan dikawinkan harus berasal dari spesies yang sama. Bila indukan jantan dan betina berbeda spesies, perkawinan tidak akan terjadi. Untuk mengawinkan jangkrik masukan indukan betina dan jantan dengan perbandingan 10:2.

Dalam kandang perkawinan, siapkan bak pasir atau tanah sebagai tempat peneluran. Selama masa perkawinan jangkrik jantan akan mengeluarkan suara derik terus menerus. Jangkrik betina yang telah dibuahi akan bertelur. Telur biasanya diletakkan dalam pasir atau tanah.

Selama masa perkawinan jangkrik harus mendapatkan asupan pakan yang cukup. Contoh pakannya kubis, sawi, kangkung, bayam, daun pepaya dan jenis sayuran hijau lainnya. Buang pakan yang tersisa setiap hari, jangan sampai pakan membusuk di dalam kandang.

Beberapa peternak ada yang memberikan ramuan khusus bagi jangkrik yang sedang dikawinkan. Misalnya, bekatul, tepung ikan, kuning telur bebek yang telah direbus dan dihaluskan, dan beberapa vitamin. Katanya agar telur yang dihasilkan bisa banyak dan berkualitas. Apakah hal tersebut efektif? belum ada ujinya hanya berdasarkan dari pengalaman beberapa peternak saja.

b. Menetaskan Telur

Telur jangkrik akan menetas setelah 7-10 hari, terhitung sejak perkawinan. Maksimal 5 hari setelah induk betina bertelur (sebelum menetas), pisahkan telur-telur tersebut. Hal ini untuk menghindari si induk memakan telurnya sendiri.

Pindahkan ke dalam kandang penetasan telur yang juga sekaligus pembesaran anakan. Warna telur yang telah dibuahi akan berubah dari bening menjadi keruh. Setelah 4-6 hari biasanya telur menetas.

Pada masa penetasan, kelembaban kandang harus terus dijaga dengan penyemprotan air, atau menutup kandang dengan karung goni basah.

c. Pemberian Pakan

Setelah telur menetas, langkah selanjutnya adalah memberikan pakan. Jangkrik yang baru menetas, berumur 1-10 hari diberikan pakan ayam (voor), yang terbuat dari kacang kedelai, beras merah, dan jagung kering yang dihaluskan.

Setelah lewat 10 hari, anakan jangkring bisa dikasih makan sayur-sayuran dan jagung muda. Selanjutnya pakan bisa ditambahkan singkong, mentimun atau ubi.

d. Pemeliharaan Kandang

Penting untuk menjaga kandang tetap higienis dan bersih, serta terhindar dari gangguan hama. Hal lain yang perlu dijaga adalah kondisi kandang agar tetap lembab dan gelap. Selain itu tetap jaga agar makanan cukup tersedia, karena bila kurang jangkrik akan kanibal, saling emmangsa di antara mereka.

Buang pakan yang tersisa setiap hari, jangan sampai membusuk di dalam kandang. Kandang yang baru dibuat sebaiknya dicuci dahulu, jangan sampai masih berbau vinil bila terbuat dari tripleks. Caranya, lumuri permukaan kandang dengan lumpur sawah untuk dan dijemur hingga kering.

Periksa air yang ada pada mangkuk atau kaleng pada kaki-kaki kandang. Tambah atau ganti bila cairan sudah sedikit. Cairan yang digunakan bisa air, minyak tanah, atau jenis cairan lain yang bisa mencegah hama masuk ke dalam kandang.

e. Pemanenan

Ada dua output yang bisa dipanen dari ternak jangkrik, yaitu jangkrik dewasa dan telur jangkrik. Telur jangkrik biasanya dijual lebih mahal dari jangkrik itu sendiri. Telur biasanya dijual kepada para peternak jangkrik pembesaran.

Ternak jangkrik sudah bisa dipanen setelah mencapai umur kurang lebih 30 hari. Terhitung sejak telur mulai menetas.


Referensi
  • Sitiavata Rizema Putra, 2014. Buku pintar budidaya kroto, ulat hongkong dan jangkrik. Flash Book, Yogyakarta.
  • Sukarno, 1999. Budidaya jangkrik. Kanisius, Yogyakarta.
  • Suseno, 1999. Beternak jangkrik untuk mancing. Trubus.
  • http://alamtani.com/cara-ternak-jangkrik.html

Monday, October 26, 2015

Manfaat Temulawak


Temulawak sudah dikenal banyak orang sebagai campuran jamu atau obat tradisional. Dahulu nenek moyang menggunakan temulawak sebagai penambah nafsu makan. Bagaimana sebenarnya manfaat temulawak untuk kesehatan? Temu lawak dengan nama imiah Curcuma xanthorrhiza tergolong suku temu-temuan. Tanaman ini berasal dari Jawa, yang kemudian menyebar ke seluruh Indonesia sampai manca negara.

Temulawak dapat tumbuh dengan baik di dataran rendah, dengan ketinggian maksimal 1500 meter di atas permukaan laut. Habitat khusus temulawak adalah di hutan tropis. Temulawak bisa mencapai tinggi 2 meter dan memiliki rimpang yang bercabang-cabang berwarna coklat gelap. Aroma temulawak ini sangat khas.

Zat yang terkandung dalam temulawak

1. Turmerol dan Pati
Temulawak mengandung turmerol dan pati terbukti mengatasi masalah pencernaan. Jadi jika Anda mengalami gangguan pencernaan, temulawak bisa digunakan sebagai obatnya. Temulawak diambil patinya kemudian diolah menjadi makanan halus. Dengan rutin mengonsumsinya, masalah pencernaan bisa teratasi. Nafsu makan pun semakin meningkat, juga bisa mengatasi sembelit.

2. Kurkumin
Senyawa kimia kurkumin memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Salah satunya untuk penderita kanker. Dengan mengonsumsi 500 gram setiap harinya, dapat menurunkan gula darah dan menurunkan lemak darak dalam tubuh manusia. Kurkumin juga berfungsi untuk menyerap radikal bebas.

3. Zat Kalagoga
Di dalam temulawak terdapat zat kalagoga yang berfungsi untuk mengurangi kerja enzim glutanate piruvat transaminase dan enzim glutamate. Hal ini bermanfaat untuk menjaga kesehatan hati.

4. Serat
Serat yang terkandung dalam temulawak dapat memulihkan kebugaran badan

5. Minyak Atsiri
Dalam temulawak terdapat 6 – 10% minyak atsiri yang bermanfaat meningkatkan fungsi ginjal.

6. Phelandren
Fungsinya untuk membantu mengeluarkan toksin melalui air kencing

7. Borneol
Senyawa ini berfungsi untuk memulihkan kesehatan tubuh akibat penyakit.


Manfaat dari Temulawak bagi kesehatan
  • Melancarkan ASI
Untuk melancarkan ASI dengan cara 20 gram rimpang temulawak diparut, diperas, disaring, direbus sampai mendidih, dan didinginkan. Minumlah dengan dicampur 2 sendok makan madu tiap pagi dan sore.
  • Merangsang nafsu makan
Minyak atsiri bersifat karminativum sehingga dapat merangsang nafsu makan.
  • Mencegah penggumpalan darah
Kandungan kurkumin dapat menghambat pembentukan tromboksan B-2 (berfungsi menggumpalkan darah), sehingga penggumpalan darah dapat terhambat.
  • Menjaga kesehatan fungsi hati
Kalagoga dalam temulawak berfungsi untuk mengatur produksi cairan empedu dalam hati dan membantu mengsongkan kantung empedu, sehingga fungsi hati terjaga.
  • Menurunkan lemak darah
Adanya kandungan kurkuminoid dalam temulawak mampu menurunkan trigliserida dan kadar kolesterol total sehingga dapat menurunkan lemak.
  • Mengurangi radang sendi dan nyeri
Temulawak dapat mengurangi radang sendi dan rasa nyeri diakibatkan oleh adanya senyawa kurkumin.
  • Memperbaiki fungsi pencernaan
Untuk meningkatkan aktivitas cairn dalam lambung dan membantu proses metabolisme pencernaan, konsumsilah serbuk rimpang temulawak.
  • Mengobati batu ginjal
Resepnya sebagai berikut, temulawak sebesar ibu jari ditambah 3 lembar daun kumis kucing dan meniran, kemudian direbus dengan 3 gelas air. Diminum setiap pagi dan sore.
  • Menyembuhkan nyeri haid
  • Mengobati jerawat
  • Sebagai antioksidan yang memelihara kesehatan tubuh dan menangkal radikal bebas


Budidaya Bengkoang


Bengkoang atau bengkuang (Pachyrhizus erosus L) merupakan tumbuhan yang menjalar. Tanaman ini bisa bisa memiliki panjang hingga 5-6 meter dengan kebiasaan menjalar dan membelit. Bengkuang diambil umbinya dan dimanfaatkan sebagai bahan makanan, dibuat tepung, bahan baku obat dan pangan olahan lainnya.

A. Jenis Bengkoang

Terdapat dua varietas bengkoang yang dibudidayakan di Indonesia, yaitu verietas genjah dan badur. Varietas genjah mempunyai umur panen yang lebih cepat yaitu 4-5 bulan sedangkan varietas badur umur panennya antara 7 sampai 11 bulan. Pada ulasan kali ini, kami akan membahas mengenai varietas genjah .

B. Syarat Tumbuh
  • Budidaya bengkoang cocok dilakukan didataran rendah hingga ketinggian 1500 meter dari permukaan laut. Namun ketinggian idealnya adalah 200-800 meter dari permukaan laut 
  • Curah hujan sekitar 700-1000 mm per tahun. 
  • Suhu ideal untuk tumbuh berkisar antara 25 hingga 28 derajat Celcius. 
  • Bengkoang bisa tumbuh baik di tanah lempung berpasir dengan kandungan hara tinggi dan keasaman ada pada kisaran 4,5-8 pH.

C. Penyiapan Benih Bengkoang
Benih bengkoang bisa didapatkan dengan dua cara :

1. Menyeleksi dari tanaman yang ada. 
Caranya pilih beberapa tanaman yang terlihat sehat, kemudian biarkan tanaman tersebut tumbuh berbunga sampai mengeluarkan polong. Sedangkan tanaman lainnya tetap dipangkasi bunganya, karena tanaman bengkoang yang bunganya tidak dipangkas tidak akan menghasilkan umbi.

Polong yang tumbuh hingga tua, setelah itu polong siap dipanen sebagai benih. Apabila benih akan disimpan, sebaiknya jangan dibuka kulit polongnya. Kalaupun dibuka dari kulitnya harus disimpan ditempat yang kering dan tertutup rapat. Dengan penyimpanan yang baik benih biasanya bertahan hingga 1 tahun.

2. Menyeleksi benih dari hasil panen. 
Pilih beberapa umbi yang kualitasnya bagus, bisa dilihat dari ukuran dan bentuknya. Kemudian simpan umbi tersebut ditempat yang memiliki kelembaban cukup. Biarkan tumbuh tunas pada umbi tersebut. Setelah tunas tumbuh, seleksi tunas tersebut. Tunas yang paling baik adalah yang paling dekat dengan pusat umbi. Kemudian tanam bengkuang tersebut, dan biarkan bunganya tumbuh hingga menghasilkan polong. Setelah itu polong bisa dipanen sebagai benih. Cara kedua ini biasanya menghasilkan benih yang lebih baik dari cara pertama.

D. Pengolahan Tanah dan Penanaman
  • Pertama-tama tanah dibajak atau dicangkul dengan tujuan menggemburkan tanah. 
  • Kemudian buat bedengan agar drainase tanah berjalan baik. Lebar bedengan 1 meter dengan tinggi 20-25 cm, panjang bedengan disesuaikan dengan kontur lahan. Atur jarak antar bedengan sebesar 40-50 cm.
  • Tebarkan atau campurkan pupuk kandang atau kompos. Dosis pupuk dasar kira-kira 20 ton per hektar. Kemudian aduk hingga merata. 
  • Setelah itu buat lubang tanam dengan cara ditugal sedalam 5-7 cm. Dalam satu bedeng buat dua baris lubang dengan jarak dalam baris 25 cm dan jarak antar baris 30 cm. 
  • Masukkan benih bengkoang pada setiap tugalan sebanyak 1 biji lalu timbun dengan tanah. Lalu siram secukupnya untuk mempertahankan kelembaban tanah.  Kebutuhan benih bengkoang kira-kira 25-30 kg per hektar.
  • Sebelum benih ditanam sebaiknya rendam dahulu benih selama 6-12 jam, kemudian tiriskan dan biarkan selama satu hari. Nanti akan terlihat calon-calon tunas tumbuh pada biji bengkoang. Baru setelah itu biji bisa ditanam.

E. Perawatan

Bengkoang termasuk tanaman yang tahan kekeringan. Namun jika terjadi kekeringan ekstrim, lakukan penyiraman secukupnya. Perlu diingat penyiraman jangan dilakukan setengah basah, hal ini akan membuat tanaman mati dan layu.

Ketika tanaman berumur 2 minggu biasanya batangnya sudah tumbuh dan mulai menjalar, pada umur ini bisa dilakukan penyiangan tergantung kondisi dilahan. Pada saat ini juga dilakuakn penyulaman jika ada tanaman bengkoang yang tidak tumbuh. Namun penyulaman sebaiknya menggunakan kacang tanah, tidak memakai begkuang lagi. Karena pada umur seperti ini, bengkoang baru tidak bisa mengejar yang lainnya. Penyulaman dengan kacang tanah berfungsi juga untuk memperkaya nitrogen tanah.

Pada umur 3 minggu lakukan pemupukan tambahan dengan kompos kering ataupun sekam ayam. Satu bedengan bengkoang bisanya membutuhkan sekitar 20 kg, atau kira-kira 20 ton per hektar. Untuk pemberian pupuk tambahan sebaiknya dissesuaikan dengan penampakan tanaman, bila terlihat kurang gizi berikan pupuk tambahan secara penuh. Namun apabila tanaman tumbuh subur kurangi pemberian pupuk untuk menghemat pengeluaran.

Pada umur satu bulan mulai lakukan proses pengguntingan pucuk daun pada semua tanaman yang ada. Biasanya setelah penguntingan pertama akan muncul banyak tunas baru. Pengguntingan kedua dilakukan ketika bengkoang berumur 2 bulan. Lakukan lagi pengguntingan pucuk dan bunga.

Pengguntingan dilakukan apabila minimal 80% bunga telah mekar, karena apabila pengguntingan dilakukan pada saat bunga belum mekar maka umbi bengkoang yang terbentuk tidak akan bulat membesar, namu akan seperti wortel yakni kecil dan memanjang. Pada waktu pengguntinga kedua ini, pilihlah 10-20 tanaman dalam satu bedeng yang akan dijadikan bibit. Untuk tanaman yang akan dijadikan bibit ini, jangan dilakukan pengguntingan bunganya, tapi biarkan supaya bunganya menghasilkan biji. Selanjutnya lakukan prosedur pembenihan seperti yang diterangkan di atas.

Pada umur 3,5 bulan lakukan pengguntingan ketiga. Gunting semua bunga dan daun muda termasuk bunga yang ada diketiak-ketiak daun, jangan sampai terlewat. Setelah pemotongan ketiga perkembangan umbi terjadi sangat cepat.

F. Pengendalian Hama dan Penyakit

Budidaya bengkoang biasanya tidak memiliki banyak hama dan penyakit. Namun tetap harus mewaspadai timbulnya bercak taun, tungau daun merah dan kumbang. Untuk menangani hama dan penyakit lakukan rotasi tanaman dengan palawija lain, pengolahan tanah yang paripurna, sanitas kebun dan pemilihan benih atau bibit yang baik.

G. Pemanenan

Tanaman bengkoang mulai bisa dipanen pada umur 4 bulan. Pemanenan dilakukan dengan cara dicabut atau digali. Budidaya bengkoang yang baik akan bisa menghasilkan 7-8 ton per hektar.

Khasiat Daun Sirsak


Beberapa tahun belakangan ini daun sirsak ramai dibicarakan orang sebagai obat alternatif untuk penyakit kanker. Selain itu ada banyak penyakit lain yang dipercaya bisa disembuhkan dengan daun sirsak. Beberapa diantaranya adalah darah tinggi, diabetes, wasir, dan asam urat. Terlepas dari iklan yang sedikit bombastis, pada kenyataannya permintaan industri herbal terhadap daun sirsak terus meningkat.

Permintaan tersebut menyaratkan spesifikasi daun tertentu. Penanganan pasca panen yang baik diperlukan agar daun sirsak memenuhi sarat untuk dijadikan bahan baku herbal. Daun tersebut harus memiliki kandungan zat aktif yang optimal dan selama penanganan pasca panen tidak terjadi kerusakan atau penurunan kualitas. Karena khasiat daun sirsak terdapat dalam zat aktif yang terkandung didalamnya.

Berbagai penelitian medis menunjukkan bahwa tanaman sirsak kaya akan zat-zat yang berguna bagi kesehatan. Beberapa diantaranya berperan sebagai antioksidan, antibakteri, dan antiinflamasi. Namun bila penanganannya salah bisa jadi zat aktif tersebut rusak dan daun akan kehilangan manfaatnya.

Anatomi tanaman sirsak

Sirsak (Annona muricata L.) merupakan tanaman tahunan yang bisa berbuah sepanjang musim asalkan kecukupan airnya terpenuhi. Tanaman ini berasal dari daerah Amerika Tengah, dibawa ke Indonesia oleh bangsa Belanda. Tanaman ini tumbuh baik di dataran rendah hingga ketinggian 1000 meter dari permukaan laut. Bisa beradaptasi pada lingkungan yang beriklim kering hingga basah.

Selama ini tanaman sirsak dimanfaatkan buahnya yang berwarna hijau ditumbuhi duri halus dipermukaannya, daging buahnya berwarna putih. Rasa buah sirsak yang telah matang manis menyegarkan namun sedikit asam. Daging buahnya lembek dan dipenuhi serat yang lembut. Selain dikonsumsi langsung, buah sirsak banyak dijadikan makanan olahan seperti jus atau diambil sarinya.

Baru-baru ini industri herbal memanfaatkan daun sirsak untuk keperluan pengobatan. Meskipun secara tradisional daun sirsak telah digunakan masyarakat secara turun menurun untuk mengobati berbagai penyakit. Daun sirsak berbentuk bulat telur memanjang dengan ujung yang lancip. Permukaan daun bagian atas sedikit mengkilap sedangkan bagian bawahnya lebih gelap. Warna daun sirsak hijau muda hingga hijau pekat. Semakin tua daun, semakin pekat warnanya.

Pemanenan daun sirsak

Daun sirsak yang layak panen bentuknya mulus, tidak rusak secara fisik. Selain itu juga bebas serangan hama, seperti daun keriting atau bercak-bercak penyakit. Pilih daun yang telah berwarna hijau pekat untuk dipanen, tapi hindari daun yang terlalu tua.

Apabila daun terlalu tua dikhawatirkan kandungan zat aktif yang diharapkan telah menurun, begitupun dengan daun yang terlalu muda. Para praktisi pengobatan dan industri herbal biasanya memilih daun sirsak pada lembar ke 4-6 dari pucuk. Daun sirsak yang ada pada posisi tersebut dianggap memiliki kandungan zat aktif yang paling baik.

Cara memetik daun sirsak sebaiknya dilakukan dengan tangan. Daun dipetik dari pangkalnya, pemetikan jangan sampai melukai batang. Kemudian daun yang ada pada baris ke-6 hingga pangkal batang sebaiknya dipapas juga. Pemapasan ini berguna untuk merangsang pertumbuhan buah.

Penanganan pasca panen
  1. Setelah daun dipanen segera lakukan pencucian dengan air mengalir. Bersihkan daun sirsak dari kotoran dan debu. Pada tahap ini sekaligus juga lakukan sortasi untuk memisahkan daun sirsak yang bagus dengan daun yang cacat. Kemudian tiriskan dalam keranjang sampai air luruh semuanya. Untuk mempercepat bisa dilakukan penyekaan dengan kain lap kering.
  2. Selanjutnya adalah proses pelayuan, caranya tebarkan daun sirsak diatas lantai pada ruangan yang ternaungi dari hujan dan sinar matahari. Penumpukan daun jangan terlalu tinggi, kira-kira 1 cm saja. Apabila tumpukan daun terlalu tinggi akan terjadi pemanasan yang berlebih dan daun akan gosong berwarna kehitam-hitaman. Biarkan daun selama satu malam, balik tumpukan daun tersebut setiap 6 jam.
  3. Setelah proses pelayuan, jemur daun-daun tersebut dibawah matahari. Apabila matahari bersinar terik penjemuran cukup satu hari saja. Namun bila matahari kurang terik, teruskan penjemuran pada hari berikutnya hingga kadar air yang terdapat pada daun berkisar 12%, dalam cuaca mendung biasanya berkisar 2-3 hari. Atau bisa juga menggunakan mesin pengering. Hasil akhir pengolahan daun sirsak untuk bahan baku herbal warnanya hijau kecoklatan. Daun yang telah kering masih mempunyai kelenturan, cirinya apabila daun tersebut diremas tidak hancur dan saat dilepas akan kembali ke keadaan semula.
  4. Langkah terakhir melakukan sortasi pada daun sirsak yang telah kering. Pilah daun-daun yang berjamur, tandanya ada bercak-bercak putih. Bersihkan daun yang mulus dari kotoran, kemudian kemas dalam karung plastik yang berpori. Daun sirsak yang telah dikemas siap untuk dikirim ke industri herbal.

Kandungan zat aktif

Seperti jenis daun herbal lainnya, daun sirsak memilki sejumlah zat aktif yang biasa digunakan untuk pengobatan berbagai penyakit. Beberapa zat aktif yang ada pada daun sirsak diantaranya:
  • Acetogenin. Zat ini diketahui 10 ribu kali lebih kuat dalam membunuh sel-sel kanker dibanding adriamycin, zat aktif yang biasa dipakai dalam kemoterapi. Hebatnya lagi zat ini hanya akan menyerang sel yang pertumbuhannya tidak normal (sel kanker) tidak seperti obat-obat yang dipakai dalam kemoterapi.
  • Steroid/triterpenoid. Dalam dunia medis zat ini biasa digunakan untuk membuat obat-obatan kontrasepsi, anabolik dan antiinflamasi.
  • Flavonoida. Fungsi flavonoida ialah pengatur tumbuh, pengatur fotosintesis, kerja antimikroba dan antivirus. Dalam pertanian sering digunakan untuk bioinsektisida pengusir serangga.
  • Glikosida Antrakuinon. Merupakan salah satu jenis kuinon alam yang biasa digunakan sebagai pencahar.
  • Terdapat juga sejumlah zat penting yang berperan sebagai obat dan berguna bagi kekebalan tubuh seperti annocatacin, muricapentocin, annocatalin, annomuricin, annohexocin, anomurine, anonol, annomuricin, gigantetronin, caclourine,  linoleic acid dan gentisic acid. 


Produk olahan daun sirsak
  • Rebusan daun sirsak. Air rebusan daun sirsak dipercaya bisa digunakan untuk pengobatan kanker. Caranya adalah dengan merebus daun 10 lembar daun sirsak dalam 3 gelas air. Perebusan dilakukan hingga air tinggal satu gelas. Kemudian daun sirsak dipisahkan dari air rebusan dengan disaring. Rebusan daun sirsak diberikan pada penderita sebanyak 2 kali sehari. Setelah minum rebusan daun sirsak sipenderita akan merasa panas, seperti efek kemoterapi.

  • Teh daun sirsak. Di industri herbal, daun sirsak disajikan dalam bentuk teh. Biasanya dikemas dalam kantong-kantong kecil untuk ukuran satu gelas, seperti kantong teh pada umumnya. Khasiat teh daun sirsak dipercaya bisa menyembuhkan kanker, menurunkan kolesterol, tekanan darah tinggi dan penyakit gondok. Selain untuk pengobatan, teh daun sirsak juga bisa dikonsumsi sebagai suplemen untuk menjaga kebugaran.

  • Kapsul daun sirsak. Selain dalam bentuk teh, daun sirsak biasa diekstrak (diambil sarinya) dan dibuat menjadi kapsul. Dalam setiap kapsul daun sirsak disinyalir mengandung senyawa anopentosin, acetoginin, murikatosin, murikapentosin dan anomurisin. Zat-zat tersebut dipercaya dapat menyembuhkan 12 jenis kanker diantaranya kanker payudara, servik, miom, kista dan juga kanker paru-paru, kanker usus besar.


Jenis Ikan Hias Air Tawar


Negeri ini memiliki banyak jenis ikan hias air tawar. Menurut catatan KKP, terdapat lebih dari 1.100 spesies ikan hias air tawar yang diperdagangkan secara global. Dari jumlah itu, negeri kita memiliki 400 spesies. Namun hanya sekitar 90 spesies yang dibudidayakan masyarakat.

Ikan hias air tawar lebih mudah dibudidayakan dibanding ikan laut. Teknologinya sederhana dan biayanya murah. Sehingga banyak dilakukan dalam skala usaha rumahan. Berbeda dengan ikan hias air laut yang memerlukan fasilitas padat modal.

Ikan hias air tawar asli Indonesia yang menjadi primadona adalah ikan arwana dan cupang. Sedangkan ikan asal negara lain yang bisa didomestikasi dan cukup popular dibudidayakan di Indonesia antara lain koki, koi, discus dan guppy.

Jenis paling populer

Tidak semua ikan hias dibudidayakan secara masif, ini terkait dengan pangsa pasar dan tingkat kesulitannya. Berikut ini beberapa jenis ikan hias air tawar yang paling banyak dibudidayakan dan diperdagangkan secara meluas di Indonesia:

1. Ikan Koi

Ikan koi atau Cyprinus carpio L pertamakali dipopulerkan di Jepang. Sekitar tahun 1820-an para penangar ikan negeri sakura berhasil menyilangkan beberapa strain ikan mas menjadi ikan dengan warna merah dan putih yang menarik. Ikan hasil persilangan ini dikenal dengan nama koi. Kemudian tahun-tahun berikutnya berkembang ikan koi dengan berbagai varian warna menarik lainnya.


Ikan koi merupakan ikan hias air tawar yang cocok dipelihara di kolam bukan akuarium. Karena daya tarik ikan koi terdapat pada warna-warni yang indah bila dilihat dari atas. Selain itu, ikan koi juga memerlukan ruang gerak yang luas. Jenis ikan hias air tawar ini cukup mudah dikembangbiakan, namun sulit mendapatkan koi berkualitas.

2. Ikan Cupang

Ikan cupang atau Betta sp. merupakan salah satu jenis ikan air tawar endemik negara-negara di Asia Tenggara. Ikan ini berkembang baik di rawa-rawa daerah tropis. Ikan cupang sanggup hidup dalam volume air yang sedikit dan minim oksigen. Cupang dapat dipelihara dalam toples kecil dan tidak perlu mesin penghasil gelembung (aerotor).


Ikan cupang dipelihara sebagai ikan hias dan ikan aduan. Selain warna sisik dan siripnya yang berkilauan, ikan ini mempunyai sifat agresif. Cupang bisa merobek-robek sesamanya dalam pertempuran yang berlangsung berjam-jam lamanya.

Ikan cupang sangat mudah dibudidayakan. Tidak memerlukan fasilitas mahal dan bisa dilakukan dalam skala rumahan. 

3. Ikan Arwana

Nama latin ikan hias air tawar ini adalah Scleropages sp. Arwana merupakan salah satu ikan endemik Indonesia. Ikan ini banyak ditemukan di perairan air tawar Kalimantan dan Papua. Dahulu, ikan arwana didapat dari perburuan di alam bebas. Namun saat ini sudah bisa dibudidayakan.


Ikan arwana merupakan salah satu ikan hias air tawar yang berharga tinggi. Harga per ekornya mencapai jutaan rupiah, terutama untuk jenis-jenis tertentu. Sentra produksi ikan arwana ada di Kalimantan dan Sumatera.

4. Ikan Koki

Ikan koki (Carrasius auratus) masih satu keluarga dengan ikan mas. Pertamakali dikenal sebagai ikan hias di Cina. Namun yang mempopulerkan ikan koki adalah bangsa Jepang. Dari negeri ini, ikan koki menjadi semakin variatif dengan berbagai warna dan bentuknya.


Ikan koki sudah lama masuk ke Indonesia dan dibudidayakan meluas. Sentra produksi koki terbesar ada di Tulungagung, Jawa Timur. Kota ini memproduksi lebih dari 55 juta ekor ikan koki setiap tahunnya. Sebagian besar ditujukan untuk pasar domestik, sebagian lainnya untuk ekspor.

5. Ikan Guppy

Ikan guppy (Poecilia reticulate) merupakan ikan asli wilayah Amerika Tengah dan Selatan. Ikan ini sangat mudah beradaptasi sehingga penyebarannya bisa meluas ke seluruh bumi. Masuk ke Indonesia sekitar tahun 1920-an. Saat ini guppy bisa ditemukan dengan mudah di perairan air tawar di Indonesia.


Ikan guppy merupakan jenis ikan hias air tawar yang gampang dibudidayakan. Bereproduksi secara internal dengan melahirkan anak. Guppy kawin dengan memasukan organ gondopodium yang berada pada sirip anal ke dalam organ telur betina.

Ikan betina mempunyai kemampuan untuk menyimpan sperma dalam tubuhnya. Sehinga bisa hamil hingga 3 kali dalam satu kali perkawinan. Jarak antar kehamilan berlangsung 1-5 minggu. Seekor indukan betina dapat menghasilkan sekitar 30-100 burayak dalam satu kali kelahiran.

6. Ikan Louhan

Ikan louhan termasuk dalam keluarga Cichild dan tidak ditemukan di alam bebas. Ikan hias air tawar ini merupakan hasil persilangan dari berbagai jenis ikan Cichlid. Louhan pertama kali dikembangkan di Malaysia. Banyak orang menyukai ikan ini karena warna sisik dan benjolan dikepalanya. Selain di Malaysia, ikan ini dikembangkan juga di Taiwan.


Kini ikan louhan menyebar ke berbagai negara. Iklan louhan mempunyai sifat agresif dan bila lepas ke perairan umum bisa menjadi predator bagi ikan lainnya. Banyak kritik yang dialamatkan pada ikan ini, diantaranya dianggap merusak strain-strain ikan Cichlid.

7. Ikan Discus

Ikan discus (Symphysodon discus) berasal dari perairan Amazon. Disebut discus karena bentuknya seperti piringan (disc) dengan warna-warni yang atraktif. Pembawaan ikan hias air tawar ini sangat tenang dan gerakannya lembut, sehingga disebut raja akuarium. Ikan yang paling besar bisa mencapai diameter 15 cm.


Discus cocok dikembangbiakan di iklim tropis dengan suhu air 25-30oC. Untuk pemeliharaan dalam akuarium harus sedikit telaten, karena ikan discus mudah stress.

Perkembangan pasar ikan hias air tawar

Secara global perdagangan komoditas ikan hias air tawar jauh lebih besar dari ikan hias air laut. Pangsa pasarnya mencapai 85%. Hal ini terjadi karena ikan hias air tawar kebanyakan bisa dibudidayakan, sementara ikan hias air laut lebih banyak dari hasil tangkapan. Semakin hari permintaan ikan hias air tawar semakin terus meningkat. Mungkin karena harganya yang relatif lebih murah dari ikan hias air laut.

Pada beberapa dasawarsa kebelakang, Indonesia hanya mengekspor ikan hias ke Singapura. Dari Singapura ikan-ikan ini diekspor lagi ke berbagai negara. Namun saat ini, ekspor kita sudah menembus 60 negara dengan nilai lebih dari 50 juta dolar AS dan peningkatan sekitar 9% per tahunnya. Indonesia pun selalu menjadi 5 besar eksportir ikan hias dunia.

Dari sisi keragaman ada lebih dari 300 jenis ikan hias air tawar maupun laut yang menjadi andalan ekspor. Biasanya ikan hias yang layak ekspor diseleksi berdasarkan enam kriteria, yakni ukuran, jenis, keseragaman, keunikan bentuk dan warna, bebas penyakit, dan daya adaptasi.

 
TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN ANDA, SEMOGA BERMANFAAT DANJANGAN LUPA BAGIKAN KIRIMAN INI