SELAMAT DATANG DI BONJAVA FARM, TEMPATNYA BERBAGI ILMU ... CP : 081 655 3723 / 081 716 3723

Penggemukan Sapi Potong

Berdasarkan kondisi fisioloigis dan sistem pencernaannya, sapi digolongkan hewan ruminansia, karena pencernaannya melalui tiga proses, yaitu secara mekanis dalam mulut dengan bantuan air ludah (saliva)

Budidaya Puyuh

Puyuh merupakan jenis burung yang tidak dapat terbang, ukuran tubuh relatif kecil, berkaki pendek dan dapat diadu. Burung puyuh disebut juga Gemak (Bhs.Jawa-Indonesia). Bahasa asingnya disebut “Quail”

Budidaya Bebek Hibrida

Dalam masalah pembesarannya, ternyata bebek hibrida ini juga relatif tidak memerlukan waktu yang lama. Hanya dalam waktu rata-rata 40 hari, bebek hibrida sudah bisa mulai dipanen.

Budidaya Terong

Prospek budidaya tanaman terong makin baik untuk dikelola secara intensif dan komersial dalam skala agribisnis, namun hasil rata-ratanya masih rendah. Hal ini disebabkan bentuk kultur budidaya yang masih sampingan, belum memadainya informasi teknik budidaya di tingkat petani.

Budidaya Cabai

Cabai dapat ditanam di dataran tinggi maupun rendah, pH 5-6. Bertanam cabai dihadapkan dengan berbagai masalah (resiko), diantaranya, teknis budidaya, kekurangan unsur, serangan hama dan penyakit, dll.

Thursday, June 12, 2014

Manfaat Vitamin Telur Puyuh


Manfaat Telur Puyuh :

1. Dengan berat 10 gram hingga 12 gram, satu butir telur puyuh berisi banyak unsur yang dibutuhkan agar tubuh menjadi sehat. Nilai gizi telur puyuh tiga hingga empat kali lebih tinggi dibandingkan dengan telur ayam, yang memiliki berat 50 hingga 70 gram per butir.
2. Telur puyuh mengandung 13 persen protein, telur ayam hanya 11 persen.
3. Telur puyuh mengandung 140 mu-g vitamin B1, bandingkan dengan 50 mu-g yang ada di telur ayam.
4. Kandungan vitamin A dan B2 telur puyuh dua kali telur ayam.
5. Telur puyuh memiliki zat besi dan potasium lima kali lebih banyak daripada telur ayam. Karena kandungan tersebut, telur puyuh masuk dalam kategori dietary food.
6. Bagusnya telur puyuh tidak memiliki kolesterol jahat (LDL) dan sangat kaya dengan kolesterol baik (HDL).
7. Telur puyuh tidak menyebabkan alergi. Malah, telur puyuh bisa membantu mengatasi gejala alergi. Mereka memiliki yang namanya protein ovomucoid, yang dipakai untuk produksi obat antialergi.
8. Telur puyuh dapat dimakan mentah.
Tentunya, setelah telur tersebut dicuci dalam air panas. Tidak perlu khawatir tentang adanya Salmonella karena suhu tubuh burung puyuh lebih tinggi daripada ayam sehingga Salmonella tidak dapat hidup.

9. Dalam artikel dari situs Gout Pain, disebutkan bahwa penderita asam urat sama sekali tidak dilarang makan telur, termasuk telur puyuh. Itu karena telur mengandung unsur purin yang rendah.
Meski demikian, jumlah konsumsinya harus dibatasi. Untuk telur ayam, hanya tiga butir per pekan, disesuaikan pula untuk konsumsi telur puyuh

10. Merupakan kebiasaan bagus untuk mengonsumsi 3-5 butir telur puyuh setiap pagi. Itu gunanya untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan memperbaiki proses metabolisme. Setelah 3-4 bulan rutin makan telur puyuh, tubuh akan terasa selalu berenergi.
11.Telur puyuh mengandung 0,9 mg riboflavin dan vitamin B2 yang berguna untuk menutrisi kulit. Selain itu juga mengandung antioksidan yang dapat membuang racun pada kulit dan sel-sel kulit. Juga membuat kulit jadi halus dan terawat. Karena itu dianjurkan untuk mengkonsumsi telur puyuh sekitar 3-5 butir per hari. 

12.Sedangkan kandungan vitamin A, B dan E di dalamnya baik untul menutrisi rambut agar lebih berkilau dan tebal.

13. Selain protein, lemak, vitamin, dan mineral, telur puyuh juga kaya akan kolin yang berperan penting dalam tubuh untuk perkembangan fungsi otak. Hal tersebut berkaitan dengan peran kolin sebagai komponen asetilkolin yang berfungsi sebagai pengantar sinyal saraf.

14. Ibu-ibu yang sedang dalam taraf pra kehamilan hingga menyusui, sebaiknya mulai mengonsumsi makanan sumber kolin, seperti telur puyuh, dalam jumlah cukup banyak. Hal tersebut penting untuk mendukung perkembangan otak janin.

1.==> Sebagai sumber protein yang baik. Jumlah protein pada telur puyuh jauh lebih banyak jika dibandingkan dengan protein ayam ataupun bebek. Keunggulan lainnya adalah daya cerna protein telur jauh lebih baik ketimbang sumber protein lainnya.
2.==> Sebagai nutrisi otak terbaik sebab komposisi lemak, vitamin dan mineralnya sangat baik memelihara otak. Selain itu senyawa kolin di dalam telur puyuh juga ampuh memelihara sistem saraf sehingga kinerja otak jauh lebih optimal.
3.==> Bagi anak-anak, telur puyuh berfungsi untuk memaksimalkan pertumbuhan dan perkembangan otak. Sedangkan bagi lansia, konsumsi telur puyuh bisa menjauhkan kepikunan.
4.==> Sementara itu, bagi ibu hamil, disarankan mengkonsumsi telur puyuh sebab bisa merangsang perkembangan otak janin. Sehingga bayi kita akan sehat dan cerdas.
5.==> Menjaga kesehatan mata.
6.==> Mencegah perkembangan sel kanker dan juga tumor.
7.==> Zat lutein yang ada pada telur puyuh bisa menghambat penuaan dini bahkan sampai 40%!
- See more at: http://vitaminprotein.org/manfaat-vitamin-telur-puyuh#sthash.eVep5S5j.dpuf

Saturday, June 7, 2014

Kandungan Gizi Telur Puyuh


Telur puyuh itu ternyata sarat dengan vitamin dan mineral, meski ukurannya yang kecil dan imut, tapi nilai gizinya bisa tiga sampai empat kali lebih besar dari telur ayam. Berdasarkan uji klinis, telur burung puyuh diketahui mengandung protein sebanyak 13,1%, karbohidrat sebanyak 1,0%, lemak sebanyak 11%, lutein juga zeaksantin, kolin, globulin dan masih banyak lagi lainnya. Dengan kandungan yang kompleks tersebut, telur puyuh kemudian diketahui memiliki sederet khasiat.
Berdasarkan uji klinis, telur burung puyuh diketahui mengandung protein sebanyak 13,1%, karbohidrat sebanyak 1,0%, lemak sebanyak 11%, lutein juga zeaksantin, kolin, globulin dan masih banyak lagi lainnya. Dengan kandungan yang kompleks tersebut, telur puyuh kemudian diketahui memiliki sederet khasiat. - See more at: http://vitaminprotein.org/manfaat-vitamin-telur-puyuh#sthash.eVep5S5j.dpuf

Berdasarkan uji klinis, telur burung puyuh diketahui mengandung protein sebanyak 13,1%, karbohidrat sebanyak 1,0%, lemak sebanyak 11%, lutein juga zeaksantin, kolin, globulin dan masih banyak lagi lainnya. Dengan kandungan yang kompleks tersebut, telur puyuh kemudian diketahui memiliki sederet khasiat. - See more at: http://vitaminprotein.org/manfaat-vitamin-telur-puyuh#sthash.eVep5S5j.dpuf
Berdasarkan uji klinis, telur burung puyuh diketahui mengandung protein sebanyak 13,1%, karbohidrat sebanyak 1,0%, lemak sebanyak 11%, lutein juga zeaksantin, kolin, globulin dan masih banyak lagi lainnya. Dengan kandungan yang kompleks tersebut, telur puyuh kemudian diketahui memiliki sederet khasiat. - See more at: http://vitaminprotein.org/manfaat-vitamin-telur-puyuh#sthash.eVep5S5j.dpuf
Berdasarkan uji klinis, telur burung puyuh diketahui mengandung protein sebanyak 13,1%, karbohidrat sebanyak 1,0%, lemak sebanyak 11%, lutein juga zeaksantin, kolin, globulin dan masih banyak lagi lainnya. Dengan kandungan yang kompleks tersebut, telur puyuh kemudian diketahui memiliki sederet khasiat. - See more at: http://vitaminprotein.org/manfaat-vitamin-telur-puyuh#sthash.eVep5S5j.dpuf
Mari kita lihat perbandingannya :
  • Telur puyuh mengandung 13 persen protein, dan telur ayam negeri 11 persen.
  • Telur puyuh juga mengandung 140 persen kebutuhan vitamin B1, dan telur ayam hanya 50 persen.
Selain itu, telur puyuh menyediakan lima kali lebih banyak zat besi dan kalium dari pada telur ayam. Yang membuat telur puyuh menjadi istimewa dan beda adalah tidak menyebabkan alergi atau diatesis. Hal ini telah diuji cobakan kepada beberapa orang yang sering bisulan setelah makan telur ayam. Nah, ini rahasia alam terhadap burung salwa yang unik, makanya telur puyuh menjadi pilihan santapan untuk manusia yang alergi terhadap telur ayam. Mengapa ? Sebenarnya kandungan nutrisi yang ada pada telur puyuh adalah karena adanya protein Ovomucoid yang membantu melawan gejala alergi.


Thursday, June 5, 2014

Cara Mencegah Penyakit Newcastle Desease


Penyakit Newcastle Desease atau yang dikenal dengan penyakit ND merupakan salah satu jenis penyakit yang sering membuat para peternak ayam khawatir. Kenapa demikian? Karena penyakit ND dapat menimbulkan angka kematian yang sangat tinggi (mencapai 100%) dengan waktu penyebaran yang tergolong sangat cepat. Penyakit ini dapat menyerang ayam ras, ayam buras maupun jenis unggas lainnya. Bahkan menurut beberapa ahli, walaupun kasusnya sangat jarang dijumpai, penyakit ini dapat menular pada manusia dengan gejala klinis conjunctivitis (radang konjunctiva mata). Sedangkan pada unggas dan burung liar lainnya dengan gejala klinis berupa gejala syaraf, gejala pernafasan dan gejala pencernaan.

Penyebab Penyakit ND adalah virus dari famili Paramyxoviridae dengan genus Pneumovirus atau Paramyxovirus, dimana virus ini dapat menghemaglutinasi darah. Penyakit ini pertama kali ditemukan oleh Doyle pada tahun 1926 didaerah Newcastle Inggris dan pada tahun yang sama Kraneveld menemukan virus penyakit ini di Bogor. Kejadian penyakit ini ditemukan di seluruh dunia, dimana menyerang seluruh jenis unggas termasuk burung liar. Virus penyakit ini dapat ditemukan pada organ-organ seperti alat pernafasan, syaraf dan pencernaan.

Penyebaran penyakit ini biasanya melalui kontak langsung dengan ayam yang sakit dan kotorannya, melalui ransum, air minum, kandang, tempat ransum/minum, peralatan lainnya yang tercemar oleh kuman penyakit, melalui pengunjung, serangga, burung liar dan angin/udara (dapat mencapai radius 5 km).

Virus ND ditemukan dalam jumlah tinggi selama masa inkubasi sampai masa kesembuhan. Virus ini terdapat pada udara yang keluar dari pernafasan ayam, kotoran, telur-telur yang diproduksi selama gejala klinis dan dalam karkas selama infeksi akut sampai kematian. Gejala Klinis Gejala penyakit ini dapat diamati melalui gejala pernafasan seperti bersin-bersin, batuk, sukar bernafas, megap-megap dan ngorok; gejala syaraf berupa sayap terkulai, kaki lumpuh (jalan terseret), jalan mundur (sempoyongan) serta kepala dan leher terpuntir (torticoles) yang merupakan gejala khas penyakit ini. Kemudian gejala pencernaan meliputi diare berwarna hijau, jaringan sekitar mata dan leher bengkak, pada ayam petelur produksinya berhenti, kalau sudah sembuh kualitas telurnya jelek, warna abnormal, bentuk dan permukaannya abnormal dan putih telurnya encer. Hal ini disebabkan oleh karena organ reproduksinya tidak dapat normal kembali. Umumnya kematian anak ayam dan ayam muda lebih tinggi dibandingkan ayam tua.

Untuk lebih meyakinkan bahwa suatu peternakan benar atau tidaknya terserang ND, maka tindakan bedah bangkai adalah jalan terbaik dalam menegakkan diagnosa. Pada kasus ND hasil bedah bangkai berupa gejala khas penyakit ini, yaitu adanya bintik-bintik merah (ptechie) pada proventriculus (kantong depan ampela). Selain itu juga terjadi perubahan pada lapisan usus berupa pendarahan dan kematian jaringan (nekrosa). 

Berhubung penyakit ND disebabkan oleh virus maka sampai saat ini belum ada satu jenis obat yang efektif dapat menyembuhkan penyakit ini. Penanggulangan penyakit ND hanya dapat dilakukan dengan dengan tindakan pencegahan (preventif) melalui program vaksinasi yang baik. Ada dua jenis vaksin yang dapat diberikan yaitu vaksin aktif dan vaksin inaktif. Vaksin aktif berupa vaksin hidup yang telah dilemahkan, diantaranya yang banyak digunakan adalah strain Lentogenic terutama vaksin Hitchner B-1 dan Lasota. Vaksin aktif ini dapat menimbulkan kekebalan dalam kurun waktu yang lama sehingga penggunaan vaksin aktif lebih dianjurkan dibanding vaksin inaktif.

Program vaksinasi harus dilakukan dengan seksama dan diperhatikan masa kekebalan yang ditimbulkan. Vaksinasi pertama sebaiknya diberikan paling lambat hari ke-empat umur ayam, karena penundaan sampai umur dua minggu dan seterusnya akan menghilangkan kemampuan pembentukan antibodi aktif oleh antibodi induk, sebab pada umur tersebut antibodi induk sudah tidak berfungsi lagi. Program vaksinasi pada ayam pedaging sebaiknya dilakukan pada umur tiga hari dan vaksinasi lanjutan pada umur tiga minggu, sedangkan pada ayam petelur pada umur tiga hari, empat minggu, tiga bulan dan selanjutnya tiap empat bulan sesuai kebutuhan. Pemberian vaksin dapat dilakukan dengan cara semprot, tetes (mata, hidung, mulut), air minum dan suntikan.

Hal-hal penting yang harus diperhatikan dalam melaksanakan vaksinasi diantaranya :
  • Vaksinasi hanya dilakukan pada ternak yang benar-benar sehat
  • Vaksin segera diberikan setelah dilarutkan
  • Hindari vaksin dari sinar matahari langsung
  • Hindari hal-hal yang dapat menimbulkan stress berat pada ternak
  • Cuci tangan dengan detergen sebelum dan sesudah melakukan vaksinasi

 
TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN ANDA, SEMOGA BERMANFAAT DANJANGAN LUPA BAGIKAN KIRIMAN INI