SELAMAT DATANG DI BONJAVA FARM, TEMPATNYA BERBAGI ILMU ... CP : 081 655 3723 / 081 716 3723

Penggemukan Sapi Potong

Berdasarkan kondisi fisioloigis dan sistem pencernaannya, sapi digolongkan hewan ruminansia, karena pencernaannya melalui tiga proses, yaitu secara mekanis dalam mulut dengan bantuan air ludah (saliva)

Budidaya Puyuh

Puyuh merupakan jenis burung yang tidak dapat terbang, ukuran tubuh relatif kecil, berkaki pendek dan dapat diadu. Burung puyuh disebut juga Gemak (Bhs.Jawa-Indonesia). Bahasa asingnya disebut “Quail”

Budidaya Bebek Hibrida

Dalam masalah pembesarannya, ternyata bebek hibrida ini juga relatif tidak memerlukan waktu yang lama. Hanya dalam waktu rata-rata 40 hari, bebek hibrida sudah bisa mulai dipanen.

Budidaya Terong

Prospek budidaya tanaman terong makin baik untuk dikelola secara intensif dan komersial dalam skala agribisnis, namun hasil rata-ratanya masih rendah. Hal ini disebabkan bentuk kultur budidaya yang masih sampingan, belum memadainya informasi teknik budidaya di tingkat petani.

Budidaya Cabai

Cabai dapat ditanam di dataran tinggi maupun rendah, pH 5-6. Bertanam cabai dihadapkan dengan berbagai masalah (resiko), diantaranya, teknis budidaya, kekurangan unsur, serangan hama dan penyakit, dll.

Wednesday, October 11, 2017

Manfaat Akun Gmail

Setelah anda memiliki email dari google ini maka anda bisa terhubung langsung ke layanan lainnya tanpa harus daftar dan mengisi form lagi, nah berikut fasilitas yang bisa anda manfaatkan

1. Membuat blog di blogspot
Setelah daftar email anda bisa langsung mengunjungi www.blogspot.com untuk mendaftar dan membuat blog disana, cara membuatnya pun cukup mudah, karena tampilan yang sudah interface, banyak pilihan template, design editor antar muka,  bahkan seorang newbie seperti saya ini pun bisa dengan mudah membuatnya.

2. Mendaftar akun youtube
Dengan akun gmail, anda bisa langsung mengunjungi www.youtube.com, dan sama seperti diatas kita tidak perlu lagi mengisi form, kita cukup mengatur channel dan upload video dengan mudah disana. bahkan saya yang bukan designer video juga bisa membuat video dengan layanan di youtube ini

3. Mendaftar akun Google plus
Selain dua hal diatas yang satu ini juga tidak kalah menarik yaitu jejaring sosial milik google, dengan layanan ini anda bisa dengan mudah terhubung antar pengguna akun google dan bisa saling berinteraksi secara audio maupun visual. Sama halnya seperti di Facebook, google plus juga ada group atau komunitas untuk para blogger, elektronik, pecinta musik dan sebagainya. Anda pun bisa membuat komunitas sendiri di sana.

4. Mengakses google drive
Google drive merupakan fasilitas yang bisa kita gunakan untuk menyimpan atau mengunduh file baik dokumen, aplikasi, atau file-file lainnya. dengan begitu anda tidak perlu takut jika file di komputer anda hilang, jika sudah menyimpannya di google drive ini

5. Terhubung ke picassa web
Picassa adalah layanan untuk penyimpanan foto secara gratis yang bisa anda manfaatkan untuk berbagi foto atau hanya sekedar dokumentasi kegiatan anda, sehingga anda tidak perlu takut memori HP anda penuh, karena dengan fasilitas ini foto yang anda punya bisa langsung disimpan kedalamnya.

6. Google Calendar.
Selain berfungsi untuk melihat tanggal dan hari penting, anda juga bisa membuat jadwal tertentu dengan layanan ini, yakni menandai hari-hari penting yang menurut anda perlu di ingat atau dirayakan, misalnya hari ketemu si doi, ulang tahun, hari libur dan sebagainya.

7. Terhubung ke Google maps
Dengan google map ini anda bisa melihat peta lokasi yang anda kehendaki, menandai daerah atau lokasi dimana anda tinggal, memasukkan foto ke dalamnya, memasukkan jalan, dan lain-lain

Cukup banyak bukan, selain hal diatas sebenarnya masih banyak lagi, misalnya untuk mendaftar ke google adsense, panoramio, dropbox dan sebagainya. Namun yang paling banyak digemari adalah akun gmail, blogspot dan youtubenya , karena layanan gratis tersebut banyak memberi manfaat yang jelas bagi kita semua, yakni bisa saling berbagi ilmu pengetahuan dan informasi.
 

Cara Membuat Akun Gmail




Semakin banyak orang yang belajar cara membuat email gratis di GMAIL Google, karena email saat ini sudah menjadi salah satu alat untuk berkomunikasi digital yang bisa mengakomodir pengiriman dokumen yang sangat panjang ataupun sangat besar. Saat ini sudah semakin banyak orang yang memakai email untuk kepentingan bisnis.

Oleh karena itu bahkan anak SMP pun sudah banyak yang mempunyai akun email. Jadi bagi para pemula yang ingin belajar cara membuat email gratis di GMAIL, dan lengkap dengan cara penggunaannya bisa mempelajari dari artikel ini.

Membuat akun GMAIL sama saja dengan membuat satu akun Google yang bisa anda pergunakan untuk banyak fitur di Jadi langsung saja kita bahas cara membuat akun email di gratis GMAIL ini.


LANGKAH MEMBUAT EMAIL DI GMAIL

  1. Silahkan mengunjungi URL berikut http://mail.google.com/
  2. Cari dan klik tautan BUAT AKUN (biasanya di kanan atas atau agak di tengah layar monitor anda)
  3. Anda akan di bawah ke layar yang digunakan untuk membuat akun email saudara. Ada beberapa kolom yang harus anda isi di halaman tersebut, seperti yang ada di dalam gambar di bawah ini. Jika anda sudah selesai mengisi formulir untuk membuat email ini silahkan klik LANGKAH BERIKUTNYA
    isi formulir data pribadi untuk membuat email
  4. Saat anda membuat email biasanya akan ada verifikasi nomor HP; jadi anda bisa memilih metode SMS dan meminta SMS dikirimkan ke HP anda. Nanti anda akan menerima SMS berisi kode angka yang bisa anda masukkan ke halaman verifikasi. Jika tidak ada, maka anda akan lanjut ke langkah berikutnya.
  5. Anda akan melihat sebuah POP UP pemberitahuan tentang PRIVASI dan PERSYARATAN, silahkan scroll ke bawah sampai tombol SAYA SETUJU menjadi aktif. Klik tombol SAYA SETUJU
    setujui privasi dan persyaratan untuk membuat email
  6.  Setelah anda setuju, maka akan ada ucapan Selamat Datang untuk anda. Sekarang anda sudah bisa menggunakan email dengan mengklik LANJUTKAN KE GMAIL
    ucapan selamat datang di akun email baru anda
  7. Jika ada pop up, silahkan ditutup saja dengan mengklik X di kanan atas pop up. Anda sudah siap untuk menggunakan email anda.


    source : http://trikmudahseo.blogspot.com/2016/11/cara-membuat-email-di-gmail-google.html

    Saturday, November 7, 2015

    Hama Dan Penyakit Ikan Nila


    Serangan penyakit jarang ditemukan mewabah secara besar-besaran dalam budidaya ikan nila. Kalau pun ada, hanya berupa serangan lokal. Namun pembudidaya tetap harus berhati-hati. Karena penyakit ikan nila bukan tidak mungkin datang mengganggu.

    Kondisi paling rentan terhadap serangan hama dan penyakit biasanya terjadi pada fase pembenihan ikan nila, dari penetasan hingga pendederan. Penyakit ikan nila bisa ditularkan lewat aliran air, udara dan kontak langsung. Atau, terjadi karena kondisi lingkungan yang buruk.

    Pengobatan hama dan penyakit pada ikan cukup menyita sumber daya dan biayanya mahal. Oleh karena itu, pencegahan harus lebih diutamakan dibanding pengobatan. Dilihat dari segi ekonomi tindakan pencegahan lebih efesien.

    Pencegahan Hama dan Penyakit

    Pencegahan merupakan langkah yang paling efektif untuk menekan resiko hama dan penyakit ikan nila. Karena bila hama dan penyakit sudah menyerang, ongkos penanggulangannya akan lebih besar.

    Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah serangan hama dan penyakit ikan nila, diantaranya:
    • Pengolahan dasar kolam, yaitu pengeringan, pengapuran dan pemupukan. Pengeringan dilakukan dengan menjemur dasar kolam setiap kali hendak memulai budidaya. Sinar matahari bisa membunuh sebagian besar hama dan penyakit yang mungkin ada pada periode budidaya sebelumnya. Pengapuran dasar kolam juga membantu mematikan sebagian penyakit. Untuk lebih detailnya silahkan baca persiapan kolam untuk budidaya ikan.
    • Memasang filter atau saringan pada pintu pemasukan air untuk mencegah sebagian hama dan vektor pembawa penyakit masuk ke dalam kolam.
    • Lakukan secara rutin pemberantasan hama secara mekanis (diambil atau dibunuh) dan pemberantasan hama secara biologis (mempertahankan predator alami hama). Apabila hama tetap membandel bisa dipertimbangkan menggunakan obat-obatan kimia.
    • Gunakan bibit ikan nila unggul yang tahan terhadap penyakit. Bibit sebaiknya didapatkan dari sumber terpercaya, seperti litbang-litbang perikanan.
    • Mengurangi kepadatan ikan agar tidak terjadi kontak antar ikan secara langsung. Dengan jarangnya populasi, kadar oksigen terlarut dalam air kolam akan lebih banyak.
    • Berikan pakan dengan takaran yang tepat untuk menghindari terjadinya penumpukan sisa pakan dalam kolam. Sisa pakan akan membusuk sehingga menurunkan kualitas lingkungan kolam dan menjadi tempat berkembangbiaknya bibit penyakit.
    • Lakukan penanganan ikan secara hati-hati pada saat penebaran atau pemindahan antar kolam, agar ikan tidak terluka yang memicu infeksi penyakit.

    Apabila langkah pencegahan sudah dilakukan dan hama penyakit tetap muncul, baru lakukan pemberantasan hama dan pengobatan penyakit dengan menggunakan obat-obatan kimia. Yang perlu diingat, pemberian bahan kimia akan mendatangkan efek samping lain.

    Pengobatan penyakit bisa dilakukan dengan memberikan bahan kimia pada kolam, merendam ikan yang sakit, mencampur obat dengan pakan, atau memberikan obat secara langsung pada tubuh ikan.

    Hama Ikan Nila

    Hama yang memangsa ikan nila tidak jauh berbeda dengan hama ikan air tawar tawar lainnya. Beberapa hama ikan nila yang paling sering dijumpai dan mempunyai efek mematikan diantaranya :

    a. Notonecta

    Masyarakat Jawa Barat menyebutnya bebeasan (menyerupai beras) karena terdapat bintik putih seperti beras. Hama ini menyerang benih ikan yang masih kecil. Upaya pencegahannya cukup sulit.

    Bila jumlahnya sudah terlalu banyak, hama ini bisa diberantas dengan menyiramkan minyak tanah pada kolam. Jumlah minyak tanah yang diperlukan 5 liter tiap 1000 m2 luas kolam. Cara ini cukup efektif menekan populasi notonecta.

    b. Larva Cybister

    Hama ini dikenal dengan nama ucrit, lebih mematikan dibanding notonecta. Warnanya kehijauan dan dapat bergerak dengan cepat. Bagian depan terdapat taring untuk menjepit mangsa, sedangkan di bagian belakangnya terdapat sengatan. Ucrit biasanya menyerang benih ikan.

    Ucrit menyukai lingkungan kolam yang banyak mengandung material organik. Untuk mencegahnya, bersihkan kolam secara rutin dari gulma dan sampah organik. Bila sudah dewasa akan bermetamorfosis menjadi kumbang yang bisa meloncat antar kolam.

    Bahan kimia yang mematikan bagi ucrit, akan mematikan juga bagi benih ikan nila. Oleh karena itu, hama ucrit hanya dianjurkan untuk diberantas secara mekanis dan mengefektifkan pencegahan.

    Penyakit Ikan Nila

    Ikan nila bisa dikatakan relatif tahan terhadap penyakit. Hingga saat ini belum pernah ditemukan wabah penyakit secara besar-besaran yang menyerang ikan nila. Tidak seperti budidaya ikan mas, yang sering dilanda wabah.

    Secara umum, terdapat dua tipe penyakit ikan nila, yakni penyakit infeksi atau penyakit menular, dan penyakit non-infeksi yaitu disebabkan oleh kondisi lingkungan yang buruk. Berikut ini beberapa penyakit ikan nila dari jenis penyakit infeksi yang sering dijumpai :
    • Trichodina sp. Jenis mikroorganisme yang menjadi parasit pada ikan air tawar maupun ikan air laut. Parasit ini biasanya menyerang bagian luar seperti kulit, sirip dan insang. Tandanya terlihat luka pada organ-organi yang diserang. Bisa dicegah dengan menjaga sanitasi kolam dan memasang filter air atau bak pengendapan pada instalasi pengairan kolam. Pengobatan bisa dilakukan dengan merendam ikan yang sakit dalam larutan garam (NaCl) sebanyak 500-1000 mg/liter selama 24 jam. Atau dengan larutan formalin sebanyak 25 mg/liter.
    • Saprolegniasis. Penyakit yang disebabkan oleh sejenis jamur. Biasanya menyerang telur, larva dan benih ikan. Bagian tubuh yang diserang organ-organ luar. Penampakan penyakit ini seperti benang halus berwarna putih atau putih kecoklatan. Pengobatan dilakukan dengan merendam telur atau ikan yang terserang dalam larutan malachite green 1 mg/liter selama 1 jam, atau larutan formalin 200-300 mg/liter selama 1-3 jam, atau NaCl 5 gram/liter selama 15 menit.
    • Epistylis spp. Parasit ini umumnya menyerang organ-organ bagian luar seperti kulit, insang dan sirip. Ciri-ciri ikan yang terserang bagian insangnya berwarna merah kecoklatan, ikan sukar bernapas, gerakan lambat, dan pertumbuhannya terhambat. Penularan penyakit terjadi karena kontak langsung dengan ikan yang sakit. Pencegahannya dengan mengurangi padat tebar ikan. Pengobatannya dengan merendam ikan dalam larutan formalin 200 mg/liter selama 40 menit, atau KMnO4 20 mg/liter selama 15-20 menit.
    • Bercak merah. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Aeromonas dan Pseudomonas. Menyerang organ bagian dalam dan luar. Ciri-cirinya ada pendarahan pada bagian tubuh yang terserang, sisik terkelupas, perut membusung. Bila menyerang kulit akan terlihat borok. Ikan terlihat lemah dan sering muncul ke permukaan kolam. Bila di bedah bagian dalamnya mengalami pendarahan pada hati, ginjal dan limpa. Pengobatan bisa dilakukan dengan cara menyuntik, perendaman atau dengan mencampur obat pada pakan. Obat perendaman kaliumpermanganat 10-20 mg/liter selama 30-60 menit. Penyuntikan dengan tetramysin 0,05 ml per 100 gram bobot ikan atau kanamysin 20-40 mg/kg bobot ikan. Pencampuran pada pakan dengan oxytetracylin 50mg/kg pakan, diberikan setiap hari selama 7-10 hari.


    Sedangkan penyakit non-infeksi yang banyak ditemukan dalam budidaya ikan nila disebabkan oleh :
    • Kualitas air. Kualitas air yang buruk membahayakan perkembangan ikan. Oleh karena itu kualitas air harus terus dipantau. Pastikan saluran masuk dan keluar tetap lancar. Bila air disirkulasikan untuk beberapa kolam, penggunaan bak penyaringan air lebih direkomendasikan. Air yang berkualitas akan membuat ikan selalu berada dalam kondisi bugar dan sehat.
    • Pakan. Pemberian pakan harus tepat jenis dan takaran. Pakan yang tersisa akan mengendap di dasar kolam, menurunkan kualitas air dan menimbulkan gas-gas berbahaya bagi ikan.
    • Keracunan. Keracunan pada ikan biasanya disebabkan oleh pemberian pakan yang salah, misalnya pakan kadaluarsa. Bisa juga disebabkan oleh adanya senyawa beracun dalam kolam, seperti H2S yang timbul dari pembusukan material organik di dasar kolam. Atau, polutan berbahaya yang terbawa dari sumber air.
    • Penanganan ikan. Dalam menangani ikan usahakan secara hari-hati. Misalnya saat penebaran atau pemindahan kolam, jangan sampai tubuh ikan terluka karena jaring atau benda keras lainnya. Luka pada tubuh ikan akan memicu penyakit.
    • Genetis. Gunakan selalu benih ikan yang baik. Penyakit juga bisa disebabkan oleh keturunan. Misalnya, bentuk tubuh ikan yang tidak sempurna atau cacat.


    Pembenihan Ikan Nila


    Pembenihan ikan nila merupakan usaha budidaya yang sangat produktif. Meskipun jumlah telurnya relatif sedikit, namun frekuensi pemijahan ikan nila cukup sering. Ikan ini bisa dikawinkan setiap bulan, sampai usia produktifnya habis.

    Ikan nila mudah memijah secara alami. Bahkan ikan ini gampang sekali memijah secara liar di kolam-kolam budidaya. Tidak seperti ikan mas atau ikan lele yang memerlukan banyak rekayasa. Pengaturan hanya diperlukan untuk mengelola agar pemijahan berlangsung terkendali.

    Dengan pengelolaan yang tepat, pembenihan ikan nila akan menjadi usaha yang menguntungkan. Pada kesempatan kali ini akan diulas apa saja yang perlu dipersiapkan untuk memulai pembenihan ikan nila.

    Tempat Pembenihan Ikan Nila

    Hal pertama yang harus disiapkan dalam pembenihan ikan nila adalah penyiapan tempat atau kolam budidaya. Terdapat empat tipe kolam yang dibutuhkan untuk pembenihan ikan nila, diantaranya :
    • Kolam pemeliharaan indukan. Kolam ini digunakan untuk memelihara indukan jantan dan betina. Ikan jantan dan betina harus ditempatkan di kolam yang berbeda. Sehingga dibutuhkan setidaknya dua kolam pemeliharaan induk. Kolam tidak perlu terlalu luas, hnaya saja harus cukup dalam untuk ikan dewasa, sekitar 100-140 cm.
    • Kolam pemijahan. Kolam pemijahan digunakan untuk mengawinkan induk jantan dan betina. Jenis kontruksi kolam pemijahan ikan nila sebaiknya berlantai dasar tanah. Dasar kolam dilengkapi dengan kubangan-kubangan atau kemalir.
    • Kolam pemeliharaan larva. Kolam ini diperlukan untuk memelihara larva ikan yang baru menetas. Tipe kolam yang digunakan bisa bak semen,  kolam tanah atau hapa. Hapa merupakan jaring yang halus seperti kelambu yang dibuat mengapung di atas kolam. Persis seperti jaring apung di danau, namun ukurannya kecil. Hapa bisa diletakan di kolam pemijahan.
    • Kolam pendederan benih. Kolam ini diperlukan untuk membesarkan benih ikan sampai ukuran 10-12 cm. Atau, sampai ikan nila kuat untuk dibesarkan di kolam budidaya pembesaran.


    Pemilihan Indukan Nila

    Calon indukan untuk pembenihan ikan nila hendaknya menggunakan galur murni yang secara genetis memiliki sifat-sifat unggul. Dewasa ini indukan nila yang beredar di masyarakat banyak yang sudah mengalami penurunan kualitas. Untuk mendapatkan indukan yang unggul, sebaiknya cari di tempat-tempat terpercaya seperti, BBPBAT atau balai-balai perikanan setempat.

    Indukan nila matang gonad atau sudah siap memijah, harganya cukup mahal. Untuk itu, kita bisa memelihara calon indukan sedari kecil hingga ikan siap untuk dipijahkan. Adapun ciri-ciri calon indukan nila yang baik adalah sebagai berikut :
    • Merupakan galur murni dan berasal dari keturunan yang berbeda.
    • Kondisinya sehat dan bentuk badannya normal (tidak cacat).
    • Sisik besar, susunannya rapi.
    • Bagian kepala relatif kecil dibandingkan badannya.
    • Badan tebal dan warnanya mengkilap.
    • Gerakannya lincah, responsif terhadap pemberian pakan.

    Ikan nila betina memasuki matang gonad setelah berumur 5-6 bulan. Induk betina yang akan dipijahkan setidaknya telah mencapai bobot 200-250 gram dan untuk induk jantan 250-300 gram.

    Seperti telah disebutkan sebelumnya, ikan nila termasuk ikan yang jumlah telurnya sedikit. Satu induk betina seberat 200-250 gram hanya mengandung telur 500-1000 butir. Dari jumlah tersebut yang menetas menjadi larva biasanya berkisar 200-400 ekor.

    Masa produktivitas indukan untuk pembenihan ikan nila berkisar 1,5-2 tahun. Indukan yang sudah dibenihkan lebih dari 2 tahun sebaiknya diganti dengan yang baru. Karena kualitas dan kuantitas anakannya akan menurun. Induk ikan nila yang telah memijah siap dipijahkan kembali setelah 3-6 minggu.

    Pemeliharaan Indukan
    Induk jantan dan betina yang disiapkan untuk pembenihan ikan nila harus dipelihara di kolam terpisah. Induk betina disatukan dengan betina lainnya, begitu pula dengan induk jantan. Padat tebar untuk kolam pemeliharaan induk sekitar 3-5 ekor/m2.

    Kolam pemeliharaan induk jantan dan betina harus memiliki sumber pengairan yang berbeda (disusun seri). Buangan air dari kolam jantan tidak masuk ke kolam betina dan sebaliknya. Hal ini untuk menghindari terjadinya pemijahan liar. Misalnya, sperma jantan terbawa ke kolam betina sehingga terjadi pembuahan.

    Pemberian pakan untuk calon indukan sebaiknya memiliki kadar protein tinggi, lebih dari 35%. Berbeda dengan pakan ikan nila untuk pembesaran yang hanya membutuhkan kadar protein sekitar 2%. Kandungan protein yang tinggi diperlukan agar pertumbuhan gonad maksimal. Jumlah pakan yang diperlukan untuk pemeliharaan indukan sebanyak 3% dari bobot ikan per hari.

    Pemijahan Ikan Nila

    Seperti sudah diuraikan sebelumnya, ikan nila sangat gampang memijah secara alami. Pemijahan ikan nila intensif biasanya dipakai untuk memproduksi benih dalam jumlah besar. Karena untuk membangun infrastrukturnya membutuhkan modal besar. Kali ini kami hanya akan mengulas pemijahan ikan nila secara alami.

    Dasar kolam pemijahan ikan nila sebaiknya dibuat miring sekitar 2-5%. Kemudian buat kemalir atau kubangan di dasar kolam tersebut sedalam 20-30 cm sebagai lokasi-lokasi ikan memijah.

    Sebelum ikandimasukkan ke kolam pemijahan, lakukan pengolahan dasar kolam terlebih dahulu. Silahkan lihat cara persiapan kolam tanah.

    Pemijahan ikan nila dilakukan secara massal. Indukan jantan dan betina ditebarkan ke kolam pemijahan secara bersama-sama. Padat tebar kolam pemijahan sebanyak 1 ekor/m2, dengan perbandingan jantan dan betina 1:3.

    Selama proses pemijahan, berikan pakan seperti di kolam pemeliharaan induk. Pemijahan ikan nila biasanya akan berlangsung pada hari ke-7 sejak indukan ditebar.

    Pemijahan berlangsung di dasar kolam, biasanya dalam kubangan atau cekungan. Apabila terjadi kecocokan, telur yang dikeluarkan induk betina akan dibuahi oleh ikan jantan. Kemudian telur tersebut dierami dalam mulut induk betina.

    Selama proses pengeraman telur, induk ikan betina biasanya berpuasa. Maka, sebaiknya pemberian pakan dikurangi hingga tinggal setenganya. Hal ini penting untuk menekan ongkos produksi dan mencegah pembudukan sisa pakan di dasar kolam.

    Proses pengeraman biasanya berlangsung sekitar satu minggu. Telur akan mentas menjadi larva ikan. Bila induk betina merasa kolam ditumbuhi pakan alami ikan, ia akan mengeluarkan larva dari mulutnya secara serempak. Oleh karena itu, dalam selama proses persiapan kolam penting untuk memupuk dasar kolam agar pakan alami ikan tumbuh.

    Larva ikan yang baru menetas akan berenang ke pinggir kolam. Segera ambil dengan saringan halus dan pindahkan ke tempat pemeliharaan larva.

    Pemeliharaan Larva

    Larva ikan nila yang telah menetas, sebaiknya dibesarkan di tempat khusus. Pemindahan dilakukan setelah larva berumur 5-7 hari.

    Kolam pemeliharaan larva bisa berupa kolam tembok, akuarium, kontainer plastik atau hapa. Padat tebar untuk pemeliharaan larva 50-200 ekor/m2, tergantung jenis kolamnya.

    Berikan pakan berprotein tinggi berbentuk tepung halus berukuran 0,2-0,5 mm. Frekuensi pemberian pakan 4-5 kali sehari, setiap kalinya sebanyak 1 sendok teh pakan berbentuk tepung.

    Alternatif lain, pakan larva ikan nila bisa dibuat dengan cara merebus satu butir telor ayam. Kemudian ambil kuning telurnya, lalu lumat dan campur dengan 1/2 liter air. Masukkan dalam botol semprotan dan berikan pada ikan sebanyak 100 ml, setiap kali pemberian.

    Lama pendederan larva berkisar 3-4 minggu, atau sampai larva ikan berukuran 2-3 cm. Larva yang telah mencapai ukuran tersebut harus segera dipindah ke kolam pendederan selanjutnya. Karena daya tampung kolam larva sudah tidak layak lagi untuk ukuran ikan sebesar itu.

    Pada tahap pendederan larva, pembenihan ikan nila bisa dibuat agar menghasilkan benih ikan yang kelaminnya jantan semua. Para pembudidaya pembesaran lebih memilih benih nila jantan untuk dibesarkan, atau budidaya nila secara monosex. Karena pertumbuhan ikan jantan lebih cepat daripada ikan betina.

    Tips untuk membuat benih ikan jantan semua adalah dengan memberikan hormon 17 alpha methyltestosteron pada tahap pendederan larva. Campurkan hormon tersebut pada pakan ikan. Berikan pada larva hingga ikan berumur 17 hari. Cara ini akan menghasilkan benih ikan jantan lebih dari 95%.

    Pendederan Benih

    Setelah larva dibesarkan hingga ukuran 2-3 cm, selanjutnya lakukan pendederan untuk mendapatkan benih ikan yang siap dibudidayakan di tempat pembesaran. Pendederan hendaknya menggunakan kolam yang lebih luas.

    Padat tebar untuk pendederan benih 30-50 ekor/m2. Lama pemeliharaan benih ikan nila pada tahap ini sekitar 1-1,5 bulan. Atau, kira-kira sampai ukuran benih 10-12 cm.

    Pakan untuk pendederan menggunakan pelet dengan kadar protein 20-30%. Jumlah pakan yang diperlukan 3% dari bobot tubuh ikan. Frekuensi pemberiannya 2-3 kali sehari.

    Namun tidak menutup kemungkinan ukuran benih yang dikehendaki pasar lebih besar dari itu. Apabila demikian, lakukan tahap pendederan tahap ke-2 hingga ukuran benih sesuai dengan permintaan pasar.

    Selanjutnya, hasil pembenihan ikan nila siap untuk dibesarkan di kolam budidaya pembesaran ikan nila. Silahkan lihat panduan lengkap budidaya ikan nila.

    Panen Pembenihan Ikan Nila

    Hal lain yang harus diperhatikan dalam pembenihan ikan nila adalah pengendalian hama dan penyakit. Dalam hal ini upaya pencegahan lebih lebih diutamakan daripada pengobatan. Karena pengobatan ikan yang telah sakit cukup menyita sumber daya. Untuk lebih lengkapnya silahkan lihat hama dan penyakit ikan nila.

    Pemanenan sebaiknya dilakukan pada pagi hari atau sore hari. Pengemasan atau pengangkutan benih yang akan dijual bisa menggunakan wadah tertutup atau terbuka. Untuk pengiriman jarak dekat wadah terbuka masih memungkinkan.

    Namun bila pengiriman membutuhkan waktu yang lama dan jaraknya jauh, dianjurkan menggunakan wadah tertutup. Pengiriman dengan wadah tertutup memerlukan aerasi untuk memperkaya kandungan oksigen air. Wadah diisi air sampai 1/3-nya saja, sisanya oksigen.


    Pengendalian Hama Penggerek Buah Kakao


    Hama penggerek buah kakao atau sering disebut PBK merupakan salah satu hama yang paling sering dijumpai dalam budidaya kakao. Hama ini menyerang buah dan menyebabkan turunnya kuantitas dan kualitas hasil.

    Hampir semua wilayah penanaman kakao di Indonesia mengenal hama penggerek buah kakao. Nama ilmiah hama ini adalah Conophomorpa cramerella.

    Serangan hama penggerek buah kakao seringkali berdampak besar terhadap bisnis budidaya kakao. Bisa menggerogoti produktivitas hingga 80%. Oleh karena itu, pengenalan siklus hidup, gejala serangan, dan teknik pengendalian hama ini perlu dipahami agar serangannya tidak menimbulkan kerugian yang lebih besar.

    Siklus Hidup Hama Penggerek Buah Kakao

    Hama penggerek buah kakao adalah serangga yang bermetamorfosis sempurna. Siklus hidupnya dimulai dari telur yang berubah menjadi larva. Dari larva menjadi imago (serangga dewasa) yang akan berkembang biak untuk memulai siklus hidup lagi. Lamanya waktu yang dibutuhkan dalam satu siklus kurang dari 35 hari.

    Imago betina penggerek buah kakao berumur 5-7 hari. Dalam kurun waktu tersebut bisa menghasilkan 100 – 200 butir telur. Hama ini meletakkan telurnya di permukaan buah kakao yang berusia 3 – 4 bulan.

    Dalam waktu kurang dari 7 hari, telur-telur tersebut akan menetas dan keluarlah larva-larva yang lantas menggerek kulit dan masuk ke dalam buah kakao. Larva ini tumbuh dewasa di dalam buah, melahap plasenta dan daging buah yang membungkus biji kakao.

    Setelah 14 hari tinggal di dalam buah kakao, larva dewasa akan menggerek ke luar buah. Kemudian turun ke permukaan tanah untuk mencari daun kering yang akan digunakannya sebagai media hidup selama menjalani fase kepompong atau pupa. Setelah 7 hari menjalani fase kepompong, serangga ini berubah menjadi imago. Imago tersebut akan terbang, kawin, dan hinggap ke buah-buah kakao untuk meletakan telurnya.

    Gejala Serangan

    Serangan hama penggerek buah kakao dapat dikenali dari perubahan warna kulit buah menjadi belang hijau-kuning atau tampak seperti matang sebelum waktunya. Buah ini bila dibuka, bagian dalamnya akan berwarna coklat kehitaman.

    Pada kulit buah yang terserang juga terdapat garis hitam yang merupakan bekas liang gerekan larva penggerek buah kakao. Biji dari buah yang terserang biasanya berukuran kecil dan saling berdempetan satu sama lain. Biji ini sulit dikeluarkan karena melekat kuat pada kulit buah. Biji dari buah yang terserang penggerek buah kakao umumnya memiliki kadar lemak yang rendah sehingga harga jualnya pun rendah.

    Pengendalian Hama Penggerek Buah Kakao

    Bila tidak dikendalikan dengan serius, hama penggerek buah kakao dapat mengancam kelangsungan usaha budidaya. Oleh karena itu pemahaman tentang berbagai teknik pengendalian hama ini sangat dibutuhkan oleh para petani agar kerugian yang ditimbulkan akibat serangga ini dapat diminimalkan.

    Secara umum, pengendalian serangan hama penggerek buah kakao dapat dilakukan dengan cara kultur teknis, biologis, dan kimiawi.

    Kultur Teknis

    Secara kultur teknis, pengendalian hama penggerek buah kakao dapat dilakukan dengan menerapkan teknik budidaya yang sebisa mungkin mampu menekan keberadaan hama ini di areal penanaman. Teknik budidaya yang dimaksud meliputi pemilihan klon kakao, pemilihan jenis pohon penaung, pemangkasan, kondomisasi, pemupukan, panen sering dan sanitasi.
    • Pemilihan klon merupakan tahapan awal dalam teknik pengendalian hama secara terpadu. Dengan menanam klon-klon kakao unggul yang memiliki ketahanan terhadap serangan hama penggerek buah kakao seperti ICCRI 7 dan Sulawesi 3 diharapkan tanaman kakao yang tumbuh nantinya tidak mudah terserang hama ini.
    • Pemilihan pohon penaung merupakan salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam usaha budidaya tanaman kakao. Kesalahan memilih jenis pohon penaung dapat menyebabkan intensitas serangan hama penggerek buah kakao menjadi sangat tinggi. Penggunaan pohon penaung yang bisa menjadi tanaman inang bagi hama penggerek buah kakao seperti rambutan, mata kucing,pulasan, kasai, cola, namnam, dan langsat sebaiknya dihindari karena dapat menyebabkan populasi hama penggerek di areal penanaman kakao menjadi sangat tinggi.
    • Kondomisasi adalah perlakuan memberikan selubung pada buah kakao agar imago hama penggerek buah tidak dapat meletakan telurnya di permukaan buah. Selubung berupa plastik bening diikatkan pada buah sejak buah masih kecil (berukuran panjang 8 – 12 cm). Plastik yang digunakan untuk kondomisasi minimal berukuran 30 x 15 cm. Agar kelembaban dalam selubung tidak terlalu tinggi, bagian ujung selubung yang menghadap ke bawah harus dilubangi.
    • Pemangkasan secara berkala penting dilakukan untuk menjaga kondisi kelembaban kebun. Kebun yang terlalu lembab memungkinkan hama penggerek buah untuk melakukan reproduksi secara lebih masif. Pemangkasan dilakukan dengan membuang cabang-cabang atau ranting kakao yang saling bertumpang tindih dan mengurangi lingkar tajuk tanaman penaung yang terlalu lebat agar cahaya matahari bisa masuk ke dalam kebun.
    • Pemupukan berimbang yang dilakukan sejatinya membantu tanaman untuk tumbuh dan meningkatkan sistem kekebalan tubuhnya. Dengan pemupukan yang tepat dosis, waktu, jenis, dan cara, tanaman akan lebih kuat dalam menghadapi serangan hama ini.
    • Panen sering dan sanitasi dilakukan dengan tujuan agar siklus hidup hama penggerek buah kakao terputus. Telur dan larva serangga yang terdapat pada buah akan ikut musnah bila kita melakukan panen sesering mungkin, begitupun dengan sanitasi kebun yang dapat memutus siklus hidup pada fase kepompong.

    Pengendalian Biologis

    Pengendalian hama penggerek buah kakao secara biologi dapat dilakukan dengan melepaskan musuh alaminya baik dari golongan predator maupun parasitoid. Predator dari hama ini antara lain semut hitam (Dolichoderus thoracicus), semut angrang (Oesophylla smaragdina), dan laba-laba (Arachnida). Sedangkan parasitoidnya antara lain Gorypus spp., Paraphylax spp., Ceraphron spp., Phaenocarpa spp., Beauveria bassiana, dan jamur Trichogrammatoideabactreafumata.

    Pengendalian Kimiawi

    Pengendalian kimiawi dilakukan bila serangan hama penggerek buah kakao di kebun sudah dalam intensitas yang tinggi. Pengendalian kimiawi sebaiknya dilakukan setelah teknik pengendalian kultur teknis dan pengendalian biologi usai dilakukan. Pengendalian kimiawi hama penggerek buah kakao dapat dilakukan dengan aplikasi insektisida kontak maupun sistemik dari bahan aktif seperti Propoxar 0,1% dan Deltametrin 0,0015% .


    Teknik Panen Buah Kakao


    Tanaman kakao mulai memproduksi buah pada berumur 2,5 – 3 tahun setelah tanam. Produksi buah kakao di tahun pertama cenderung sedikit dan akan terus meningkat seiring pertambahan umur.

    Produktivitas optimal dicapai pada pada umur 7-11 tahun, sekitar 1,8 ton biji kakao kering per hektar per tahun. Produktivitas tersebut akan terus menurun hingga tanaman tua dan mati.

    Buah kakao dihasilkan dari proses penyerbukan bunga jantan dan bunga betina yang tumbuh menempel pada semua bagian batang tanaman. Bunga-bunga yang tumbuh pada batang pokok umumnya akan menghasilkan buah kakao yang besar dan berkualitas baik.

    Buah Kakao Siap Panen

    Dari terjadinya proses penyerbukan hingga buah kakao matang dan siap petik dibutuhkan waktu sekitar 5 – 6 bulan. Kakao matang yang siap petik adalah buah kakao yang sudah memenuhi kriteria panen.

    Buah kakao yang memenuhi kriteria panen adalah buah kakao yang sudah menunjukan tanda-tanda sebagai berikut :
    • Kulit buah sudah berubah warna secara sempurna, dari yang ketika mentah berwarna hijau menjadi kuning saat masak, atau dari yang ketika mentah berwarna merah menjadi jingga tua.
    • Tangkai buah mulai mengering.
    • Buah kakao mengeluarkan bunyi jika digoncangkan atau dikocok.

    Teknik Pemanenan

    Buah kakao yang telah memenuhi kriteria siap panen harus segera dipetik agar mutu bijinya tidak turun. Jika panen ditunda, biji bisa berkecambah saat masih di dalam buah dan hal ini akan membuat kadar lemak biji turun secara drastis. Biji-biji yang demikian umumnya memiliki harga jual yang sangat rendah.

    Teknik pemanenan buah kakao yang benar merujuk pada beberapa hal yaitu rotasi panen, teknik pemetikan, pengupasan buah, serta persiapan olah pasca panen.

    Rotasi Panen

    Panen buah kakao sebaiknya dilakukan sesering mungkin, minimal 7 – 10 hari sekali. Panen yang sering bermanfaat untuk memutus siklus hidup hama penggerek buah kakao dan mencegah penularan penyakit busuk buah kakao.

    Teknik Pemetikan

    Pemetikan buah kakao adalah hal yang sangat perlu diperhatikan dalam kegiatan panen. Cara pemetikan yang salah dapat menyebabkan penurunan produktivitas tanaman kakao pada bulan-bulan berikutnya.

    Pemetikan buah dilakukan dengan memotong tangkai buah menggunakan bantuan alat berupa gunting pangkas, golok, atau sabit. Pemotongan tangkai dilakukan sedekat mungkin dengan buahnya yaitu menyisakan tangkai dengan panjang sekitar 1-1,5 cm. Tangkai buah ini adalah investasi karena bunga-bunga kakao baru nantinya akan tumbuh di bekas tangkai buah ini.

    Pemanenan dengan cara memelintir buah, menendang, atau menarik buah sangat tidak dianjurkan karena dapat merusak tangkai dan melukai tanaman. Tangkai buah yang rusak tidak lagi dapat ditumbuhi bunga kakao sehingga buah tidak mungkin tumbuh lagi disana, sedangkan kulit tanaman yang terlukai akan mudah terinveksi jamur-jamur patogen.

    Untuk buah yang terletak pada bagian yang sulit dijangkau, pemetikan buah dilakukan dengan bantuan gunting pangkas bergalah. Pemanenan menggunakan galah saja beresiko merusak tangkai buah dan kulit tanaman.

    Buah-buah yang sudah dipetik kemudian dibawa dan dikumpulkan ke tempat penampungan hasil untuk dipecah dan diambil bijinya.

    Pengupasan dan Pengolahan

    Setelah buah kakao hasil panen terkumpul, tahapan selanjutnya yang dilakukan dalam kegiatan panen adalah pengupasan buah dan pengambilan biji.

    Pengupasan buah dilakukan dengan memecah kulit buah menggunakan bantuan benda tumpul seperti tongkat kayu, bambu, atau buah kakao lainnya. Pengupasan menggunakan bantuan benda tajam seperti golok atau sabit sebaiknya dihindari karena dapat melukai biji yang ada di dalam buah. Biji-biji yang terluka dan pecah umumnya dibeli dengan harga rendah.

    Biji kakao yang terdapat dalam buah yang sudah pecah kemudian diambil dan ditampung dalam wadah ember plastik atau tempat penampungan yang bersih untuk kemudian diolah menjadi biji kakao kering siap jual.

    Jenis - Jenis Kambing Budidaya


    Kambing merupakan salah satu hewan ternak yang banyak dibudidayakan oleh peternak tradisional. Produksi dan konsumsi daging kambing di Indonesia memang tidak sebesar daging sapi apalagi bila dibandingkan dengan daging ayam. Namun usaha ternak kambing cukup menjanjikan. Hingga saat ini ternak kambing banyak dilakukan oleh peternak tradisional. Persaingan antar peternak belum sesengit ayam atau sapi. Karena belum banyak perusahaan besar yang terjun ke usaha ternak kambing.

    Selain diambil dagingnya kambing juga diambil susunya. Bahkan susu kambing disebut-sebut memiliki beberapa keunggulan dibanding susu sapi. Susu kambing pun lebih cocok untuk daerah Asia khususnya yang beriklim tropis karena memiliki butiran lemak yang lebih besar dibanding susu sapi. Selain itu susu kambing harganya lebih tinggi dibanding susu sapi.

    Nama ilmiah kambing adalah Capra aegagrus, tidak ada yang tahu pasti sejak kapan manusia mulai mendomestikasi kambing menjadi hewan ternak. Saat ini banyak sekali jenis-jenis kambing yang bisa dibudidayakan. Masing-masing jenis memiliki keunggulan dan kelemahannya sendiri. Berikut ini beberapa jenis kambing yang populer dibudidayakan di Indonesia:

    1. Kambing Kacang

    Kambing kacang merupakan jenis kambing lokal yang paling banyak dibudidayakan di Indonesia. Tubuh kambing kacang terbilang mungil dibanding jenis kambing lainnya. Namun memiliki ketahanan yang sangat baik terhadap alam dan penyakit daerah tropis. Karena sifatnya yang tahan banting dan tidak memerlukan perawatan yang ribet, kambing kacang banyak dibudidayakan secara subsisten atau sampingan.


    Kepala kambing kacang berukuran kecil tanduknya pendek. Kedua telinganya berdiri tegak dengan janggut yang panjang. Ukuran kambing jantan dewasa bisa mencapai 30 kg sedangkan betinanya 25 kg.

    Bulu kambing kacang tipis, warnanya putih, hitam, coklat dan kombinasi dari ketiga warna tersebut. Ciri khas lainnya pada kambing kacang jantan terdapat bulu yang tumbuh membujur mulai dari leher, pundak, punggung hingga ke ujung ekornya.

    2. Kambing Etawa/Jamnapari

    Masyarakat sering keliru ketika menyebut jenis kambing etawa, biasanya yang dimaksud etawa oleh masyarakat adalah kambing peranakan etawa (PE). Sedangkan kambing etawa sendiri sebenarnya bernama kambing jamnapari dari daerah Etawah, India, yang dibawa pada tahun 1930-an oleh Hindia Belanda dan tahun 1947 oleh Presiden Sukarno. Di masa belanda kambing jamnapari ini dikembangkan di Kaligesing, Purworejo, Jawa Tengah. Sedangkan di masa Presiden Sukarno kambing etawa dikembangkan di Desa Senduro di kaki Gunung Semeru, Jawa Timur.


    Jenis kambing jamnapari memiliki perawakan yang cukup bonsor. Kambing jantan bisa mencapai berat hingga 120 kg, sedangkan betinanya mencapai 90 kg. Kambing jamnapari merupakan kambing perah atau biasa diambil susunya. Produksi susunya bisa mencapai 2 liter per hari.

    3. Kambing peranakan Etawa (PE)

    Kambing peranakan etawa (PE) dikenal dengan sebutan kambing etawa. Jenis kambing ini merupakan persilangan antara kambing jamnapari dengan kambing lokal. Ada berbagai ras kambing etawa yang beredar di Indonesia, yang terkenal adalah ras senduro dan ras kaligesing. Kambing peranakan etawa ras senduro merupakan hasil persilangan antara kambing jamnapari dengan kambing menggolo, kambing lokal asal Lumajang. Sedangkan ras kaligesing merupakan silangan kambing jamnapari dengan kambing kacang.


    Kelebihan kambing peranakan etawa adalah jenis kambing ini sama baiknya untuk dibudidayakan sebagai pedaging maupun penghasil susu. Keistimewaan inilah yang membuat banyak peternak kepincut membudidayakan peranakan etawa. Karena selain mendapatkan daging, mereka juga bisa memanen susunya.

    Bobot kambing peranakan etawa bisa mencapai 120 kg untuk yang jantan dan 80 kg untuk betina. Bahkan untuk ras senduro yang berwarna putih, pernah dilaporkan ada peternak yang bisa mengembangkannya hingga 170 kg bagi yang jantan.

    4. Kambing Jawa Randu

    Kambing jawa randu merupakan persilangan dari kambing peranakan etawa dengan kambing kacang. Dilihat dari bentuknya, jenis kambing ini lebih menyerupai kambing kacang namun ukuran tubuhnya sedikit lebih besar. Demikian juga dengan perilakunya, lebih mirip kambing kacang yang suka berkeliaran atau digembalakan. Hanya saja kambing jawa randu bisa menyantap hijauan tidak hanya rumput-rumputan.


    Meski tak sebesar dan segagah kambing peranakan etawa, kambing jawa randu juga bisa menghasilkan susu hingga 1,5 liter per hari. Perkembangan kambing jawa randu lebih cepat dari kambing kacang. Kambing jantan dan betina bisa mencapai bobot hingga 40 kg. Kambing ini banyak dibudidayakan sebagai hewan kurban atau akikah.

    5. Kambing Boer

    Sebagaimana namanya kambing boer berasal dari Afrika Selatan. Kambing ini merupakan jenis kambing pedaging unggul. Pertumbuhannya sangat cepat untuk ukuran kambing. Menginjak usia 3 bulan sudah bisa mencapai bobot 35-45 kg. Kambing jantan dewasa yang berumur 2-3 tahun bisa mencapai bobot hingga 150 kg, sedangkan betinanya 90 kg.


    Ciri-ciri kambing boer mudah dikenali. Badannya lebar dan panjang dengan kaki yang pendek. Bulunya dominan putih, pada bagian kepala berwarna coklat muda hingga coklat. Hidungnya cembung dengan telinga yang panjang menggantung ke bawah.

    6. Kambing Saanen

    Kambing saanen berasal dari Swiss, terkenal sebagai jenis kambing penghasil susu yang handal. Produksi susunya bisa mencapai 740 kg selama masa laktasi. Namun kurang bisa beradaptasi dengan iklim tropis seperti Indonesia. Budidaya jenis kambing ni di Indonesia biasanya disilangkan dengan kambing lain yang lebih tahan terhadap iklim tropis.





    Wednesday, October 28, 2015

    Nutrisi Dan Manfaat Susu Kambing


    Susu kambing memang jarang diminati oleh masyarakat dari pada susu sapi. Padahal kandungan susu kambing tak kalah tinggi dari susu sapi. Di dalam susu kambing terdapat nutrisi khas yang tidak didapatkan dalam susu sapi. Manfaat susu kambing bagi kesehatan cukup banyak.

    Mengkonsumsi susu kambing dapat mencegah timbulnya penyakit berbahaya yang mengancam Anda. Berikut ini ulasan kandungan dan manfaat susu kambing yang harus Anda ketahui dengan seksama.

    Kandungan Susu Kambing

    Susu Kambing mengandung protein yang cukup tinggi. Terlebih lagi dengan kandungan kaseinnya, kebutuhan metabolism tubuh dapat berjalan lebih baik. Untuk susu kambing, kandungan lemaknya mencapai 3,6 % lebih rendah dari pada susu sapi.

    Sedangkan padatan lemaknya, susu kambing mengandung kadar yang lebih tinggi mencapai 9,0 %. Kandungan laktosa mencapai 4,7 % lebih tinggi dari laktosa yang terkandung dalam susu sapi yang hanya 4,1 %.

    Adapun kandungan nitrogen yang mencapai 3,2 %, protein 3,0 %, kasein hingga 2,6 persen, fosfor hingg 0,23 %, kalsium hingga 0,18 %, klorida 0,10% zat besi hingga 0,08 persen, vitamin D 0,7 %, vitamin C hingga 2,0 persen, riboflavin hingga 159,0, vitamin A 21,0, dan vitamin B hingga 45,0.


    Manfaat Susu Kambing

    • Susu kambing ini tidak mengandung protein kompleks yang dapat menimbulkan alergi layaknya susu sapi yang sering Anda konsumsi. Karena susu ini memiliki protein kompleks yang tidak dapat menimbulkan alergi, kesehatan kulit Anda dapat terjaga bebas dari gatal ataupun bentol bentol merah akibat alergi susu.
    • Susu kambing mengandung vitamin C yang cukup tinggi sehingga berperan aktif dalam meningkatkan kekebalan tubuh. Berbeda dengan susu lainnya, kekebalan tubuh dapat ditekan akibat konsumsi susu yang bukan dari susu kambing. Inilah keistimewaan susu kambing yang tidak akan menekan sistem kekebalan tubuh Anda. Peran penting antioksidannya ini terdapat pada mineral seleniumnya yang merupakan nutrisi terbaik bagi peningkatan sistem kekebalan tubuh Anda dengan baik.
    • Susu kambing akan membantu proses pencernaan lebih baik lagi tanpa menimbulkan rasa kembung dan sakit perut akibat kadar asam yang berlebihan. Kandungan susu ini mengandung alkali basa yang tidak akan menghasilkan zat asam didalam alat pencernaan manusia sehingga terhindar dari penyakit maag maupun asam lambung.
    • Susu kambing dapat meningkatkan PH aliran darah. Dengan meningkatkan PH aliran darah, tentu saja sistem sirkulasi darah semakin meningkat dan dapat meningkatkan kinerja seluruh organ tubuh Anda secara optimal karena kebutuhan darah tersuplai dengan baik.
    • Susu kambing mengandung asam lemak tinggi meliputi asam kaprilat dan kaprat yang berfungsi sebagai antimikroba dapat menghancurkan bakteri jahat didalam sistem pencernaan Anda. Kandungan susu kambing juga tidak akan menimbulkan gelembung gelembung lemak yang dapat menghalangi sistem pernapasan Anda.
    • Susu kambing mengandung kadar kalsium yang cukup tinggi sehingg kebutuhan kalsium untuk metabolism tubuh dapat dipenuhi secara sempurna. Kalsium ini juga sangat berfungsi untuk mencegah pengeroposan tulang dan mampu menguatkan tulang tubuh Anda. Dengan adanya asam amino triplofan, penyakit osteoporosis juga dapat dicegah dengan baik dengan mengkonsumsi susu kambing setiap hari.



    Manfaat Konsumsi Mahkota Dewa


    Mahkota dewa adalah jenis tanaman yang sangat terkenal di papua. Jenis tanaman yang satu ini memiliki manfaat yang sangat luar biasa bagi tubuh anda, terutama jika anda mampu untuk memanfaatkan potensi yang dimilikinya dengan baik.

    Banyak ahli yang mengatakan bahwa tanaman mahkota dewa ini memiliki manfaat  yang sangat banyak sekali. Bahkan buah jenis ini juga banyak digunakan sebagai salah satu bahan untuk menciptakan obat-obatan yang alami dan berguna bagi banyak orang.

    Manfaat Mahkota Dewa 

    1. Mencegah Diabetes

    Perlu anda ketahui bahwa manfaat mahkota dewa salah satunya adalah mampu untuk mencegah anda dari yang namanya penyakit diabetes. Jenis penyakit yang satu ini telah menjadi pembunuh nomer satu yang ada di dunia. Hal ini jelas dikarenakan diabetes mellitus bisa menyerang siapa saja tanpa terkecuali.

    Dengan mengkonsumsi mahkota dewa maka kesembuhan yang anda inginkan akan bisa menjadi milik anda dengan segera. Belum lagi, mahkota dewa juga merupakan salah satu jenis tanaman yang berkhasiat dalam melawan segala jenis kuman penyakit yang masuk ke dalam tubuh.

    2. Mengobati Penyakit Liver

    Ada lagi manfaat mahkota dewa yang lainnya. Manfaat tersebut adalah mampu untuk mencegah anda dari penyakit liver yang sangat berbahaya bagi tubuh. Penyakit liver adalah jenis penyakit yang sangat menarik dikupas. Ini dikarenakan penyakit tersebut bisa menyerang siapapun yang memiliki gaya hidup yang salah.

    Untungnya masalah liver ini bisa disembuhkan dengan mudah menggunakan mahkota dewa. Jenis tanaman yang satu ini sangat ampuh untuk mengatasi berbagai masalah yang ada pada tubuh anda. Hal ini jelas dikarenakan didalamnya terdapat zat anti inflamasi yang akan bagus untuk menyehatkan tubuh yang anda miliki dengan cepat.

    3. Meningkatkan Kualitas Organ Tubuh

    Selain itu manfaat mahkota dewa juga sangat bagus untuk membuat organ tubuh anda semakin sehat dari waktu ke waktu. Banyak sekali orang yang merasakan manfaat luar biasa dari tanaman ini. Ditambah lagi, perannya yang bagus dalam memberikan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh juga akan membuat anda semakin nyaman dalam menggunakannya.

    Tanaman yang satu ini juga merupakan pilihan tanaman yang tepat untuk memperkuat kualitas dari organ tubuh yang dimiliki oleh manusia agar bisa berfungsi dengan baik. Sebuah manfaat yang tentunya amat sangat luar biasa dari tanaman yang kaya manfaat ini.

    Ditambah lagi, fungsinya sebagai perawat organ internal yang penting dalam tubuh seperti jantung juga sangat istimewa sekali. Sudah pasti manfaat tersebut akan bisa anda dapatkan dengan sangat mudah.

    4. Menyehatkan Tumbuh Kembang Anak

    Salah satu manfaat mahkota dewa yang sangat impresif adalah adanya zat Bio Active yang terdapat didalamnya. Dengan adanya zat tersebut maka tanaman yang satu ini bisa menjadi tanaman yang berkhasiat bagi anak anda untuk memiliki tubuh yang baik dan istimewa.

    Di sisi lain, mahkota dewa juga adalah jenis tanaman yang diperkaya dengan nutrisi yang sangat bagus bagi tubuh sehingga di sisi lain akan mampu untuk membuat tubuh anda menjadi lebih berkualitas dari waktu ke waktu.

    Zat yang terkandung dalam mahkota dewa ini juga akan memberikan anda manfaat yang luar biasa dimana daya tahan tubuh anda bisa semakin meningkat dan serangan virus, bakteri, serta jamur akan bisa anda atasi dengan segera. Sebuah langkah yang tentunya sangat istimewa untuk anda terapkan dalam rangka memiliki tubuh yang sehat.


     
    TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN ANDA, SEMOGA BERMANFAAT DANJANGAN LUPA BAGIKAN KIRIMAN INI